Disway Award

Besaran Uang Saku Magang di BUMN 2025, Syarat dan Cara Pendaftaran

Besaran Uang Saku Magang di BUMN 2025, Syarat dan Cara Pendaftaran

Ilustrasi uang saku magang-Pexels.com-Kaboompics.com

INFORADAR.ID - Uang saku magang di BUMN menjadi topik yang banyak menarik perhatian mahasiswa, santri, hingga lulusan baru yang ingin mencoba program Magenta BUMN 2025.

Program Magenta juga ditujukan untuk mencetak generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja dengan keterampilan terbaik.

Tidak hanya memberikan pengalaman kerja nyata, program ini juga memberi kesempatan peserta untuk memperoleh uang saku magang di BUMN dengan jumlah berbeda-beda sesuai perusahaan dan posisi yang dilamar.

Penting untuk mengetahui berapa besaran uang saku yang diberikan, persyaratan, serta cara mendaftar program ini.

Bahkan, uang saku magang di BUMN kerap dianggap sebagai keuntungan tambahan karena dapat membantu kebutuhan harian selama masa magang.

BACA JUGA:Geger Kasus Raya, Gen Z Ketakutan dan Ramai-Ramai Minum Obat Cacing

BACA JUGA:Hilirisasi Pertanian Jadi Senjata Baru Lebak Lawan Kemiskinan

Berapa Uang Saku Magang di BUMN?

Jumlah uang saku magang di BUMN bervariasi, bergantung pada kebijakan tiap perusahaan, posisi, dan lokasi penempatan.

Berdasarkan berbagai sumber, kisarannya mulai dari Rp500 ribu hingga Rp3 juta per bulan. Durasi program biasanya sekitar 2 hingga 4 bulan, meskipun setiap perusahaan bisa saja menentukan lama magang yang berbeda.

Kabar baiknya, seluruh proses pendaftaran hingga seleksi tidak dipungut biaya.

Skema Program Magenta BUMN

Kementerian BUMN menyediakan beberapa pilihan skema magang, yaitu:

Magang Umum – terbuka bagi mahasiswa aktif maupun lulusan baru dari jenjang D3, D4, S1, hingga S2.

Magang Santri – diperuntukkan khusus bagi mahasiswa perguruan tinggi Islam berafiliasi pesantren, minimal semester 5 untuk D3 atau semester 7 bagi S1.

Indonesia Global Talent Internship (IGTI) – ditujukan untuk mahasiswa S2/S3 di luar negeri atau lulusan S2 luar negeri yang belum bekerja.

Persyaratan Pendaftaran

Calon peserta program Magenta BUMN perlu menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain:

Syarat umum: Mahasiswa aktif atau lulusan baru (D3, D4, S1, S2).

Syarat khusus: Menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lowongan.

Dokumen utama: KTP, CV, transkrip nilai, ijazah atau surat keterangan lulus, serta surat rekomendasi dari perguruan tinggi (untuk mahasiswa aktif).

Beberapa perusahaan juga bisa meminta dokumen tambahan, seperti surat motivasi, sertifikat organisasi, atau pakta integritas sesuai kebutuhan program.

BACA JUGA:Mantap! Pemkab Lebak Tiru Sistem Pengelolaan Sampah Kota Bandung

BACA JUGA:UMK Banten 2025 Naik 6,5 Persen, Cilegon Tertinggi dan Lebak Terendah

Cara Mendaftar Magenta BUMN 2025

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Magenta BUMN. Berikut langkah-langkahnya:

Kunjungi situs resmi lalu buat akun melalui menu “Masuk” dan pilih “Daftar di Sini”.

Isi data pribadi seperti nama, nomor HP, email, dan buat password.

Masuk ke menu “Lowongan Magang” untuk mencari posisi sesuai minat atau jurusan.

Pilih lowongan yang sesuai lalu klik “Daftar Magang”.

Lengkapi dokumen sesuai ketentuan dan unggah ke sistem.

Perlu diperhatikan bahwa jadwal pendaftaran tiap perusahaan tidak sama karena dibuka secara fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing.

Program Magenta BUMN 2025 merupakan kesempatan berharga bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk menambah pengalaman profesional sekaligus mendapatkan insentif finansial.

Dengan kisaran uang saku magang di BUMN antara Rp500 ribu hingga Rp3 juta per bulan, program ini bukan hanya membantu dari sisi ekonomi, tetapi juga meningkatkan kompetensi peserta agar lebih siap bersaing di dunia kerja.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: