Belajar Mandiri di Era Digital: Strategi Agar Tidak Mudah Menyerah
Belajar Mandiri di Era Digital: Strategi Agar Tidak Mudah Menyerah--
Dengan melihat progres kecil tercapai, motivasi akan terus menyala dan rasa “ingin menyerah” berkurang.
Belajar mandiri butuh jadwal, meskipun kamu tidak duduk di kelas formal.
Manfaatkan kalender digital, Google Calendar, atau aplikasi seperti Notion untuk menjadwalkan waktu belajar setiap hari atau minimal 4–5 hari per minggu.
Tips jadwal yang realistis:
• Pilih jam di mana kamu paling fokus (pagi sebelum berangkat kuliah, malam selepas kerja, atau sore).
• Gunakan metode “time blocking”: alokasikan 25–50 menit untuk belajar penuh, lalu istirahat 5–10 menit (metode Pomodoro).
Kedisiplinan terhadap jadwal membuat belajar mandiri terasa seperti kebiasaan, bukan beban.
Era digital bukan musuh; jika dipakai dengan bijak, teknologi bisa jadi alat yang sangat membantu proses belajar mandiri.
Gunakan:
• Video pembelajaran di YouTube, platform kursus online (Coursera, edX, Ruangguru, Pijar Mahir, Dicoding, dll.).
• Aplikasi pencatat (Google Keep, Notion), mind map, dan penanda buku digital untuk mengatur materi.
Agar tidak mudah menyerah, gunakan teknik belajar aktif di era digital:
• Catat poin poin penting, lalu buat peta konsep (mind map) setelah menonton video.
• Coba “ajarkan kembali” materi ke teman, atau rekam diri sendiri memaparkan materi (teknik Feynman).
Selain itu, batasi notifikasi dan atur “mode fokus” pada ponsel agar waktu belajar tidak tercuri oleh media sosial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
