Pengabdian Awardee LPDP Tasya Kamila Dinilai Kaya Proker KKN
Kontribusi Tasya Kamila sebagai alumni beasiswa LPDP dikritik warganet-@tasyakamila-Instagram
3. Duta Lingkungan: edukasi lingkungan & Dewan Pertimbangan Kalpataru 2022.
4. Gerakan akar rumput lewat Green Movement Indonesia (edukasi, relawan, kolaborasi lingkungan).
5. Pemberdayaan pemuda (100+ acara, 50+ kampus/sekolah, 10.000+ peserta).
6. Edukasi via sosmed (beasiswa, pendidikan, parenting & kesehatan).
7. Mengajar di platform pendidikan online (geo/lingkungan & Inggris SMA).
8. Kontribusi industri kreatif & pelestarian lagu anak (rilis lagu anak, AMI 2024).
Sejumlah komentar warganet turut menyoroti daftar pengabdian yang disampaikan oleh Tasya Kamila selama masa bakti LPDP 2018–2023. Sebagian netizen menilai bahwa bentuk kontribusi yang dipaparkan masih berada pada level kegiatan yang umum dilakukan oleh mahasiswa, seperti seminar, edukasi masyarakat, hingga program sosial yang dinilai mirip dengan program kerja KKN.
Beberapa warganet bahkan mengungkapkan kekecewaan karena menganggap kontribusi tersebut belum mencerminkan dampak besar yang sebanding dengan biaya pendidikan yang bersumber dari pajak negara.
Mereka juga menyoroti bahwa aktivitas di industri kreatif dinilai tidak memiliki keterkaitan langsung dengan bidang studi energi dan lingkungan yang ditempuh saat kuliah.
"Ini ky proker kkn gasih? maap ya ka Tasya," ujar netizen.
Selain itu, ada pula komentar yang menyebut bahwa berbagai aktivitas seperti talkshow, workshop, gerakan komunitas, dan edukasi publik merupakan hal yang juga banyak dilakukan oleh mahasiswa aktif di perguruan tinggi Indonesia saat ini.
Karena itu, muncul pandangan agar standar “kontribusi atau dampak untuk negeri” bagi penerima LPDP dapat dirumuskan lebih jelas, sehingga terdapat tolok ukur yang lebih terukur dalam menilai bentuk pengabdian para penerima beasiswa.
"Jadi, ya, LPDP sudah seharusnya ngasih persyaratan lebih jelas lagi terkait "Kontribusi/Dampak untuk Negeri" itu standarnya kayak apa? Karena, kami pun mahasiswa aktif di Indonesia juga bisa melakukan beberapa aktivitas yang ditulis Tasya Kamila." tanya netizen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
