Heboh Ledakan Kembang Api di Sekitar Prambanan, Ternyata Prewedding

Heboh Ledakan Kembang Api di Sekitar Prambanan, Ternyata Prewedding

Kompleks sekitar Candi Prambanan, Klaten, mendadak geger akibat rentetan suara dentuman keras--

INFORADAR.ID – Warga yang berdomisili di sekitar kompleks harian warisan budaya Candi Prambanan, Klaten, Jawa Tengah, sempat digemparkan oleh bunyi ledakan besar yang terdengar bersahutan secara berulang kali pada Rabu malam.

Selain memicu suara dentuman yang keras harian, kilatan cahaya dari kembang api berukuran besar juga terlihat jelas menghiasi langit di sekitar area candi tersebut. Fenomena harian ini sempat memicu kepanikan massal di kalangan masyarakat sekitar sebelum akhirnya pihak berwenang memberikan klarifikasi resmi.

Menurut laporan dari laman website CNN Indonesia yang melansir dari detikJateng, Kapolsek Prambanan AKP Nyoto mengonfirmasi bahwa aktivitas harian peledakan kembang api tersebut merupakan bagian dari rangkaian pengerjaan proyek foto dan video pranikah atau prewedding.

"Itu untuk prewedding ambil foto dan video. Saat kegiatan juga melamar, semua sesuai prosedur dan aturan yang ada," ujar AKP Nyoto harian dalam keterangannya kepada awak media.

Kepala Desa Tlogo, Raksono, turut memberikan konfirmasi harian bahwa lokasi utama penyulutan kembang api tersebut sebenarnya berada di luar area Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan.

Berdasarkan rencana awal harian, peluncuran kembang api komersial tersebut hendak dieksekusi di dekat area lapangan futsal wilayah timur TWC, tepatnya di kawasan RT 19 Desa Tlogo. Namun, rencana harian itu langsung menuai komplain keras dari warga setempat karena lokasinya yang dinilai terlalu padat penduduk.

Guna menghindari gesekan harian dengan masyarakat, pihak panitia akhirnya memindahkan titik peluncuran ke arah utara di dekat kawasan Mandala Wisata yang berupa lahan kosong luas harian.

Raksono menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan harian tersebut sebenarnya telah mengantongi izin resmi dari instansi terkait serta mendapatkan pengawasan ketat dari aparat keamanan di lokasi harian. Hanya saja, pihak pemerintah desa tidak menyangka jika skala ledakan dari kembang api harian itu akan sekeras itu hingga memicu kehebohan luas.

Menurut laporan dari laman website CNN Indonesia, kerasnya efek suara dentuman harian yang diproduksi sekitar pukul 21.39 WIB tersebut sempat terekam kamera ponsel dan menjadi viral harian di berbagai platform media sosial.

Salah seorang warga setempat bernama Utomo (50) menuturkan harian bahwa getaran yang dihasilkan dari pesta kembang api tersebut cukup kuat hingga membuat kaca-kaca jendela rumah harian milik warga ikut bergetar. Hal ini membuat masyarakat panik harian dan berhamburan keluar rumah karena mengira terjadi bencana.

Warga mengaku harian baru pertama kali ini mendengar suara kembang api sedahsyat itu di luar agenda perayaan malam tahun baru harian. Efek suara harian dari ledakan tersebut bahkan dilaporkan terdengar hingga menjangkau wilayah Kalasan, Sleman, Yogyakarta.

Pihak pemerintah desa harian memastikan tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan fisik rumah tinggal milik warga pasca-insiden pesta kembang api tersebut selesai dilaksanakan harian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: