LPI Soroti Penghapusan Anggaran Sosper: Pengalihan Isu dari Dugaan Penyalahgunaan Anggaran DPRD Banten
LPI soroti penghapusan anggaran Sosper, tolak penyalahgunaan anggaran!-Dok. Istimewa-
INFORADAR.ID- Laskar Pasundan Indonesia (LPI) menyoroti serius langkah DPRD Provinsi Banten yang menghapus anggaran sosialisasi peraturan daerah (Sosper) dalam APBD Perubahan 2025.
Ketua Umum LPI, Rohmat Hidayat, menilai kebijakan tersebut hanya sebatas gimik politik dan pengalihan isu agar DPRD terlihat pro rakyat.
“Ini hanyalah pengalihan isu ditengah sorotan tajam publik kepada DPR, mulai dari DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi hingga DPR RI. Padahal sejak awal anggaran Sosper ini memang terkesan sebagai penghamburan, bukan untuk kepentingan masyarakat,” tegas Rohmat kepada awak media, Kamis 4 September 2025.
Menurutnya, keputusan pengalihan anggaran ini justru menimbulkan dugaan adanya upaya menutupi penggunaan anggaran yang lebih besar di tubuh DPRD Banten.
BACA JUGA:Presiden Xi Jinping Dukung Presiden Prabowo dalam Upaya Pemulihan Stabilitas dan Hubungan Bilateral
BACA JUGA:Menkomdigi Sambut Baik Rekonsiliasi PWI: Harap Rangkul Kepengurusan Hendry Ch Bangun
Karena itu, LPI menantang Ketua DPRD Banten untuk melakukan audiensi publik dan membuka secara transparan seluruh penggunaan anggaran DPRD maupun Sekretariat DPRD (Setwan).

--
“Kalau memang pro rakyat, DPRD harus berani transparan. Tunjukkan tunjangan, pengadaan, hingga seluruh alokasi anggaran yang mereka kelola agar publik percaya tidak ada gimik dalam kebijakan ini,” pungkas Rohmat.
LPI Kritik Penggunaan Anggaran Pemprov Banten: “Rakyat Menderita, Pemprov Hura-Hura”
Sorotan Laskar Pasundan Indonesia tidak berhenti di DPRD saja. Kali ini, Pemprov Banten juga mendapat kritik keras karena dinilai ugal-ugalan dalam penggunaan anggaran APBD 2025.
BACA JUGA:Mees Hilgers Dipastikan Absen Membela Timnas Garuda, Apa Penyebabnya?
BACA JUGA:Pengisian Jabatan Kosong di Pemkab Pandeglang Mulai Dilakukan, Prosesnya Lebih Rumit
Di tengah situasi ekonomi masyarakat yang sulit, LPI menilai banyak program Pemprov justru tidak memberikan dampak signifikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
