Disway Award

Film Angel Pol Suguhkan Komedi Satir dan Nuansa Dangdut Koplo

Film Angel Pol Suguhkan Komedi Satir dan Nuansa Dangdut Koplo

Poster Film Angel Pol-Instagram @filmangelpol-

INFORADAR.ID – Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film drama komedi terbaru berjudul Angel Pol, yang resmi merilis trailer dan poster perdananya pada Sabtu, 3 Mei 2025. 

Film ini hadir dengan latar belakang budaya Jawa serta nuansa musik dangdut koplo yang menjadi denyut utama cerita. Dijadwalkan tayang pada 19 Juni 2025, Angel Pol menjanjikan perpaduan antara kritik sosial, kisah cinta, dan perjuangan hidup yang dibalut dalam komedi satir yang menyentil dan menghibur.

Disutradarai oleh Hanny R. Saputra dan ditulis oleh Asaf Antariksa, Angel Pol diproduksi oleh DHF Entertainment, rumah produksi yang telah berdiri sejak 2015 dan sebelumnya merilis film-film seperti Catatan Akhir Kuliah (2015) dan Love Reborn (2018). 

Film Angel Pol menjadi proyek ke delapan dari DHF dan menjadi film komedi ketiganya yang mengangkat potret sosial masyarakat Indonesia. Film ini mengikuti kisah Jati (diperankan oleh Bhisma Mulia), seorang mahasiswa seni rupa yang dikenal kritis melalui mural-mural yang ia buat di dinding kota. 

Namun, mimpinya hancur ketika ia kehilangan beasiswa akibat rumitnya birokrasi kampus. Dalam masa-masa sulit tersebut, Jati bertemu dengan Lastri (Michelle Ziudith), seorang gadis desa yang juga mengalami kegagalan di kota dan kehilangan segala harapan.

BACA JUGA:Film Bioskop Tayang Mei 2025: Pilihan Film yang Wajib Ditonton

BACA JUGA:Film Horor Jalan Pulang: Perjalanan Mistis Seorang Ibu, Dibintangi Tiga Ratu Horor Indonesia

Pertemuan mereka dalam titik nadir kehidupan justru memunculkan semangat baru. Bersama-sama, mereka membentuk sebuah orkes dangdut keliling yang menjadi wadah untuk bermimpi, tertawa, dan menyalurkan rasa. 

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka tumbuh menjadi cinta, meski tidak pernah benar-benar diucapkan. Namun, kesuksesan tidak datang tanpa tantangan. Ketika karier Lastri sebagai penyanyi mulai menanjak dan nama Jati dikenal sebagai pelukis berbakat, jarak mulai tercipta. 

Popularitas membawa tekanan dan kesalahpahaman, yang pada akhirnya membuat keduanya mengambil jalan masing-masing. Perpisahan menjadi pilihan pahit yang sunyi, sehingga menyisakan pertanyaan besar 'bagaimana nasib orkes dangdut mereka?'

Angel Pol bukan sekadar film drama romantis biasa. Ia mengangkat isu sosial dan ketimpangan melalui sudut pandang rakyat kecil, dibalut dengan komedi segar dan musik rakyat. Film ini seolah ingin menyampaikan pesan bahwa "sesulit apapun hidup, jogetin aja!" sebuah seruan untuk tetap tertawa dan menikmati hidup di tengah keterbatasan.

Michelle Ziudith mengaku, peran Lastri merupakan tantangan tersendiri dalam kariernya. Tidak hanya dituntut untuk berakting, ia juga harus mampu menyanyi dangdut koplo dan bergoyang luwes. 

BACA JUGA:Sinopsis Midnight Sun Versi Korea: Cinta Hanya Hidup di Malam Hari

BACA JUGA:Manga vs Anime: Mana yang Lebih Unggul di Tahun 2025? Ini Dia Jawabannya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: