Tya Ariestya Pilih Ponsel Jadul untuk Anak, Bukan Smartphone

Jumat 14-08-2026,12:49 WIB
Reporter : Billgheza Alshakira Bunga
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID – Selebriti Tya Ariestya mengambil keputusan berbeda di tengah maraknya penggunaan smartphone oleh anak-anak usia dini. Menurut laporan dari laman KapanLagi, Tya bersama sang suami sepakat membekali putra mereka, Kanaka, dengan ponsel fitur sederhana yang fungsinya sangat terbatas hanya untuk panggilan telepon dan pesan singkat (SMS).

Sebagaimana dilansir dari portal berita tersebut, keputusan ini didasari oleh sifat sang anak yang cukup penakut dan sering merasa cemas apabila terpisah dari orang tuanya di tempat umum, seperti di area bioskop atau pusat perbelanjaan.

Kondisi tersebut membuat keberadaan alat komunikasi menjadi sebuah kebutuhan penting untuk memberikan rasa aman kepada anak.

Berdasarkan rincian informasi dari laman KapanLagi, pertimbangan utama orang tua Kanaka adalah menyediakan sarana penghubung darurat tanpa perlu memberikan gawai yang memiliki akses internet bebas.

Langkah ini diambil agar penggunaan perangkat elektronik pada anak tetap terarah dan tidak terpapar dampak negatif dari akses dunia maya yang terlalu dini.

Ponsel jadul dengan tarif pulsa yang terjangkau tersebut ditempatkan sebagai media komunikasi fungsional ketika sang anak membutuhkan bantuan.

Menurut informasi dari laman KapanLagi, ketersediaan gawai sederhana ini berhasil meningkatkan rasa percaya diri Kanaka saat ditinggal sementara di area publik karena ia tahu cara menghubungi orang tuanya secara langsung.

Sebagaimana disajikan dalam artikel laman KapanLagi, Tya mengungkapkan bahwa anak-anaknya tidak pernah merasa minder meski hanya menggunakan barang dengan harga yang sangat terjangkau.

Sebaliknya, sang putra justru merasa bangga dan kreatif dengan merias bagian belakang ponsel tersebut menggunakan cat hingga penampilannya terlihat unik dan berbeda dari gawai lainnya.

Pengasuhan ini menunjukkan pentingnya fungsi alat komunikasi dibandingkan nilai kemewahan sebuah perangkat elektronik bagi anak. Sebagaimana dilaporkan oleh laman KapanLagi, kreativitas sang anak dalam mengkreasikan ponsel mewarnai cara pandang baru bahwa rasa percaya diri dapat dibangun melalui pemanfaatan barang sederhana secara positif.

Keputusan Tya Ariestya memberikan ponsel jadul menjadi inspirasi pola pengasuhan yang bijak di era digital.

Sebagaimana dilaporkan laman KapanLagi, prioritas pada fungsi komunikasi dan pembatasan akses internet mampu menjaga keamanan serta tumbuh kembang anak tanpa mengurangi rasa percaya diri mereka.

Kategori :