INFORADAR.ID – KMP Mutiara Sentosa II yang mengalami kebakaran hebat di perairan utara Sumenep, Madura pada Minggu (2/8/2026) diduga kuat telah karam.
Menurut laporan dari laman CNN Indonesia, bangkai kapal rute pelayaran Surabaya-Makassar tersebut sudah tidak lagi terlihat di permukaan laut saat tim penyelamat kembali ke lokasi.
Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii melalui konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kapal tersebut awalnya sempat terpantau dalam posisi miring pada hari pertama dan kedua pascakebakaran.
Namun, setelah kapal penyelamat KN SAR 249 Permadi melakukan proses pemindahan korban dan kembali ke lokasi, keberadaan fisik kapal sudah menghilang dari atas permukaan air.
Guna memastikan kondisi kapal, tim gabungan telah melakukan pencarian dari udara secara intensif. Menurut informasi yang dilansir dari laman CNN Indonesia, penyisiran dilakukan menggunakan pesawat TNI AL jenis Casa C-212 serta helikopter AW-169 milik Polri selama dua hari berturut-turut, namun tidak membuahkan hasil.
Berdasarkan data resmi Basarnas yang dikutip dari laman media tersebut, total sebanyak 238 orang berhasil dievakuasi, dengan rincian lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Seiring dengan selesainya proses evakuasi utama, pihak Basarnas secara resmi menutup operasi SAR khusus pada Selasa (4/8/2026) dan mengalihkannya ke operasi kesiapsiagaan rutin di bawah kendali Kantor SAR Surabaya.
Dugaan karamnya KMP Mutiara Sentosa II menjadi akhir dari rangkaian penanganan darurat tragedi kebakaran kapal di perairan Sumenep.
Sebagaimana diberitakan laman CNN Indonesia, fokus penanganan kini dialihkan pada operasi rutin kesiapsiagaan serta penunjangan kebutuhan investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).