Daftar Nama Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau

Daftar Nama Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau

Operasi pencarian masif terus dikerahkan di perairan Selat Sunda!--

INFORADAR.ID – Tim SAR Gabungan menggelar operasi pencarian intensif terhadap satu unit speedboat yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Berdasarkan laporan dari CNN Indonesia, kapal tersebut membawa rombongan jurnalis yang berencana meliput perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kapal naas tersebut mengangkut total delapan penumpang, terdiri dari dua awak kapal, seorang pemandu lokal, serta lima jurnalis foto dari berbagai media nasional maupun agen berita internasional. Identitas jurnalis yang berada di dalam manifes meliputi M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro (iNews.id), Firman (Anadolu Agency), dan Donal (jurnalis lepas).

Laporan Basarnas mencatat komunikasi terakhir terjadi pada Selasa (8/9) pukul 14.42 WIB ketika salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terkini (share location) di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Namun, kapal dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB, memicu pengerahan armada pencarian hingga ke Pulau Sebesi, Pulau Panjang, dan Pulau Rakata.

Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat, Dwi Pambudo, mengonfirmasi bahwa PFI Pusat bersama cabang Jakarta dan Tangerang berada dalam status siaga penuh untuk memantau evakuasi. Operasi hari pertama yang melibatkan KN SAR Tetuka 247, Polairud, hingga drone thermal masih membuahkan hasil nihil dan dilanjutkan kembali dengan memperluas area penyisiran.

Insiden hilang kontak di Selat Sunda ini menegaskan besarnya risiko keselamatan yang harus dihadapi oleh para pekerja media demi menyajikan informasi bencana secara riil kepada publik. Penugasan di zona erupsi aktif dengan paparan abu vulkanik serta cuaca laut yang tidak menentu memerlukan mitigasi risiko dan kepatuhan ketat terhadap rekomendasi batas radius aman PVMBG.

Dukungan teknis serta sinergi maksimal antarunsur SAR Gabungan diharapkan dapat segera menemukan titik terang keberadaan para jurnalis dan kru kapal. Kejadian ini juga menjadi pengingat kritis bagi setiap lembaga media untuk selalu membekali pewarta lapangan dengan peralatan keselamatan dan prosedur evakuasi darurat yang memadai di wilayah rawan bencana.

Proses pencarian yang melibatkan pemetaan rute pelayaran dan pemantauan udara kini menjadi titik tumpu utama untuk melacak keberadaan speedboat tersebut di tengah kondisi perairan yang dinamis. Kerja keras tim penyelamat di lapangan tidak hanya menjadi tumpuan harapan bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi ujian ketangguhan sistem mitigasi dan respons darurat bencana di Indonesia.

Solidaritas yang ditunjukkan oleh komunitas pers nasional dalam mengawal kasus ini membuktikan kuatnya rasa kebersamaan dalam dunia jurnalistik. Semua pihak kini berharap agar seluruh korban yang terdaftar dalam manifes kapal dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat tanpa kurang suatu apa pun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: