INFORADAR.ID - Aksi pungutan liar (pungli) yang mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan (ormas) masih menjadi perhatian aparat penegak hukum. Modus yang dilakukan pun beragam, mulai dari meminta "uang keamanan", memaksa pelaku usaha memberikan sejumlah uang, hingga melakukan intimidasi agar korban menuruti permintaan pelaku. Selain meresahkan masyarakat, tindakan tersebut juga dapat menghambat aktivitas ekonomi di daerah
Dalam praktiknya, tidak semua aktivitas yang dilakukan ormas merupakan pelanggaran hukum. Namun, ketika ada individu yang menggunakan nama organisasi untuk melakukan pemerasan, ancaman, atau pungutan tanpa dasar hukum, maka perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindak pidana. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa setiap bentuk pungli yang disertai unsur paksaan memiliki konsekuensi hukum. Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur bahwa perbuatan memaksa seseorang menyerahkan uang atau barang dengan ancaman maupun kekerasan dapat dikenai pidana. Apabila aksi tersebut juga disertai penganiayaan, pengeroyokan, atau perusakan, penyidik dapat menerapkan pasal lain sesuai dengan unsur tindak pidana yang terbukti. Penegakan hukum dilakukan terhadap pelaku berdasarkan perbuatannya, bukan semata-mata karena identitas organisasi yang dibawanya. Masyarakat yang menjadi korban pungli atau pemerasan diimbau untuk tidak takut melapor kepada aparat penegak hukum. Laporan yang disertai bukti, seperti rekaman percakapan, foto, atau video, dapat membantu proses penyelidikan. Dengan penegakan hukum yang tegas, diharapkan keamanan masyarakat dan perekenomian di daerah dapat tetap terjaga. PENULIS : LPelaku Pungli yang Berkedok Ormas Terancam Pidana, Ini Pasal yang Dapat Menjerat Pelaku
Senin 03-08-2026,14:39 WIB
Reporter : Fatimah Azzahra
Editor : Haidaroh
Kategori :
Terkait
Jumat 04-09-2026,17:23 WIB
Pemprov Banten Perkuat Sinergi dengan Ormas, Jaga Kondusivitas Daerah
Rabu 05-08-2026,18:37 WIB
Sanksi Tegas! ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat karena Pungli Sesama PPPK
Senin 03-08-2026,14:39 WIB
Pelaku Pungli yang Berkedok Ormas Terancam Pidana, Ini Pasal yang Dapat Menjerat Pelaku
Rabu 09-07-2025,12:48 WIB
Pemkab Serang Komitmen Berantas Pungli, Satgas Tenaga Kerja Segera Dibentuk
Senin 07-07-2025,16:17 WIB
Akun Ini Ungkap 7 Pelangaran Serius di SMA 4 Kota Serang Dari Pelecehan Hingga Pungli
Terpopuler
Jumat 30-10-2026,09:49 WIB
Janice Tjen dan Venus Williams Tembus Semifinal Guangzhou Open 2026
Jumat 30-10-2026,09:49 WIB
Tujuh Wakil Indonesia Tembus Babak 16 Besar Hylo Open 2026
Jumat 30-10-2026,15:14 WIB
Diiming-imingi Pekerjaan, WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia Tewas Usai Latihan 1,5 Minggu
Jumat 30-10-2026,09:50 WIB
Veda Ega Pratama Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai Balapan Australia Batal
Jumat 30-10-2026,10:17 WIB
Indonesia Kirim Tiga Atlet ke Piala Dunia Parkour 2026 di Beijing
Terkini
Jumat 30-10-2026,19:32 WIB
Anak Prasejahtera di Cilegon Dapat Paket Seragam Sekolah Program SESAMA PT PGN
Jumat 30-10-2026,15:14 WIB
Diiming-imingi Pekerjaan, WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia Tewas Usai Latihan 1,5 Minggu
Jumat 30-10-2026,14:04 WIB
Cetak Sejarah, Alvin Tedjo Putra Perantau Padang Terpilih Jadi Wali Kota di Kanada
Jumat 30-10-2026,13:54 WIB
Kalahkan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo Raih Gelar BOAT Ballon d'Or 2026
Jumat 30-10-2026,13:54 WIB