Maka dari itu, di akhir catatan ini saya mengingatkan sekali lagi, jangan baca buku ini jika tak mau menderita.
Karena pada hakikatnya, kita akan benar-benar merasa bahagia jika sudah mengalami dan melewati penderitaan. Penderitaan semacam apa? Apapun itu, termasuk kisah Zakiyah dan Tusnedi Jawir dalam buku ini.