Tips Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat Islam

Kamis 21-05-2026,06:51 WIB
Reporter : Lydia Khaerani
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat mulai berburu hewan kurban untuk disembelih sesuai syariat Islam. Namun, memilih hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan karena hewan harus memenuhi ketentuan agama sekaligus berada dalam kondisi sehat agar aman dikonsumsi.

Hewan kurban yang sehat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas daging serta prinsip kesejahteraan hewan. Karena itu, masyarakat perlu memahami beberapa kriteria dasar sebelum membeli kambing, domba, sapi, maupun kerbau untuk kurban.

Salah satu ciri hewan kurban sehat dapat dilihat dari kondisi mata yang tampak cerah, bersih, dan tidak berair secara berlebihan. Mata yang sehat biasanya menunjukkan kondisi tubuh hewan yang prima dan tidak sedang mengalami infeksi.

Selain itu, bagian hidung hewan sebaiknya lembab secara alami dan tidak mengeluarkan lendir berlebihan. Hidung yang terlalu kering atau berlendir dapat menjadi tanda gangguan kesehatan pada hewan.

Hewan kurban sehat umumnya memiliki nafsu makan yang baik dan aktif bergerak. Bulu hewan juga terlihat bersih, tidak kusam, serta kondisi tubuh tampak proporsional dan tidak terlalu kurus.

BACA JUGA: Evolusi Karier Baru: Mengapa Jadi Konten Kreator atau Streamer Adalah Cita-cita Utama Gen Z

BACA JUGA:Tren Loud Budgeting Makin Populer, Gen Z Tak Lagi Malu Tolak Ajakan Nongkrong Demi Menabung

Masyarakat juga perlu memastikan hewan tidak menunjukkan gejala penyakit seperti batuk, pilek, sesak napas, atau diare. Hewan yang sakit berisiko menurunkan kualitas daging dan tidak layak dijadikan hewan kurban.

Selain itu, periksa kondisi fisik hewan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada luka, benjolan, maupun penyakit kulit menular. Kondisi tubuh yang bersih dan sehat menjadi indikator penting sebelum membeli hewan kurban.

Agar lebih aman, pembeli disarankan membeli hewan kurban di lokasi penjualan resmi yang diawasi petugas pemerintah atau dinas terkait. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan kesehatan hewan sesuai standar kesehatan hewan ternak.

Dalam syariat Islam, hewan kurban juga harus memenuhi sejumlah ketentuan khusus. Hewan yang dipilih wajib sehat dan tidak memiliki cacat fisik yang dapat mengurangi kelayakannya sebagai hewan kurban.

Beberapa cacat yang tidak diperbolehkan antara lain buta, pincang, patah tanduk, putus ekor, maupun kerusakan pada daun telinga. Hewan dengan kondisi tersebut dianggap tidak memenuhi syarat kurban.

BACA JUGA:Mending Ngontrak Dekat Kantor: Realita Pahit Gen Z Hadapi Harga Rumah yang Makin Tak Masuk Akal

BACA JUGA:Terjebak Tren FOMO, Makin Banyak Gen Z yang Curhat soal Tumpukan Utang Paylater

Selain itu, hewan kurban dianjurkan berjenis kelamin jantan dan tidak dikebiri. Khusus sapi atau kerbau, hewan harus memiliki dua buah zakar lengkap dengan bentuk serta posisi yang simetris.

Kategori :