Gen Z Pimpin Tren 'Loud Budgeting': Berani Bilang Enggak

Selasa 14-04-2026,21:14 WIB
Reporter : Lala Nabilah Chandra
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID- Di tengah gempuran tren pamer kemewahan di media sosial, Gen Z kini justru mempopulerkan gerakan Loud Budgeting. 

Berbeda dengan konsep hemat yang diam-diam, tren ini mengajak anak muda untuk secara vokal dan jujur menolak ajakan nongkrong atau belanja jika memang tidak masuk dalam rencana keuangan mereka. 

Alih-alih merasa malu karena tidak punya uang, mereka justru bangga bisa memegang kendali atas arus kas pribadi.

Gerakan ini dinilai sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya konsumerisme yang sering membuat anak muda terjebak dalam jeratan pinjaman online. 

BACA JUGA:Micro-Learning: Cara Menguasai Skill Baru Hanya dengan 15 Menit Sehari di Sela Jam Makan Siang

BACA JUGA:Journaling untuk Penjernihan Pikiran, 5 Pertanyaan yang Harus Kamu Ajukan pada Diri Sendiri Setiap Malam

Dengan Loud Budgeting, Gen Z menunjukkan bahwa mengelola keuangan dengan bijak adalah hal yang keren. 

Mereka lebih memilih untuk menginvestasikan uang pada hal-hal yang bermanfaat, seperti pendidikan atau tabungan masa depan.

Loud Budgeting juga membantu mengurangi tekanan sosial untuk tampil mewah di media sosial. 

Dengan menjadi terbuka tentang keterbatasan finansial, Gen Z menunjukkan bahwa tidak ada yang salah dengan mengatakan "Nggak ada budget" ketika diajak hangout. 

BACA JUGA:Mengenal Dopamine Menu: Cara Sederhana Mengembalikan Fokus Kerja yang Hilang di Hari Senin

BACA JUGA:Pola Psikologis. Semakin Tenang Semakin Dia Panik

Tren ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat dan bertanggung jawab.

Selain itu, Loud Budgeting juga mendorong anak muda untuk lebih kreatif dalam mencari cara menikmati waktu bersama teman-teman tanpa harus mengeluarkan banyak uang. 

Mereka mulai menggemari kegiatan seperti piknik di taman, memasak bersama, atau berbagi pengalaman yang lebih bermakna. 

Kategori :