Harga Bahan Pokok di Kabupaten Serang Naik Usai Lebaran

Senin 30-03-2026,15:27 WIB
Reporter : Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Haidaroh

SERANG, INFORADAR.ID – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Kabupaten Serang mengalami kenaikan setelah perayaan Idul Fitri 2026. Peningkatan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan masyarakat pasca-Lebaran.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Adang Rahmat, menyebutkan beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga.

Ia merinci, harga minyak goreng naik dari Rp15.700 menjadi Rp16.300 per liter. Telur ayam turut meningkat dari Rp30 ribu menjadi Rp31 ribu per kilogram. 

Selain itu, bawang merah naik dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu, dan ikan mas dari Rp40 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram.

Menurut Adang, meskipun terjadi kenaikan, kondisi stok bahan pokok masih terbilang aman. Aktivitas para pedagang di pasar juga mulai kembali normal setelah libur Lebaran.

BACA JUGA:Ketua DPW Himata Banten Raya :Persoalan pengelolaan Air larian (Run-off) Di wilayah Pergudangan Kosambi

Ia menjelaskan, lonjakan harga lebih disebabkan oleh tingginya permintaan, bukan karena gangguan pasokan. Kenaikan yang terjadi pun dinilai masih dalam batas wajar.

“Permintaan yang meningkat membuat harga ikut terdongkrak, namun secara umum masih terkendali. Stok di pasar maupun di Bulog juga aman,” ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

Lebih lanjut, Adang menilai situasi geopolitik di Timur Tengah belum memberikan dampak signifikan terhadap harga kebutuhan pokok di daerahnya. Namun, ia mengingatkan potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang bisa berdampak luas.

Jika harga BBM naik, hal itu berpotensi memicu kenaikan biaya distribusi yang pada akhirnya berimbas pada harga bahan pokok.

“Sampai sekarang distribusi BBM masih stabil. Stok BBM dan LPG yang kami pantau di SPBU dan agen juga dalam kondisi aman,” pungkasnya.

Kategori :