INFORADAR.ID - Pekanbaru sempat dibuat gempar oleh insiden kekerasan yang terjadi di kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.
Seorang mahasiswi berinisial F (23) menjadi korban pembacokan menjelang sidang proposal skripsinya, di mana pelaku ternyata adalah teman dekat sekaligus sesama mahasiswa di kampus tersebut.
Kronologi kejadian di lantai dua fakultas
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di lantai dua Fakultas Hukum dan Syariah UIN Suska Riau.
Saat itu korban sedang bersiap menghadapi sidang skripsi, menunggu jadwal ujian di sebuah ruangan.
Tanpa diduga, pelaku yang sudah mengenal korban datang membawa senjata tajam, lalu langsung menyerang korban secara membabi buta.
Beruntung, mahasiswa dan satpam kampus sigap mengamankan pelaku hingga korban bisa segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kondisi korban dan luka yang dialami
Korban, seorang mahasiswi Fakultas Hukum berusia sekitar 23 tahun, diketahui mengalami luka serius di bagian kepala, punggung, dan lengan akibat sabetan dan tusukan parang yang dibawa pelaku.
Meski sempat menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi korban masih menjadi perhatian publik karena trauma psikologis dan fisik yang dialami menjelang momen penting dalam studinya.
Pelaku dan motif balas dendam
Pelaku berinisial R (21), seorang mahasiswa asal Bangkinang, Kabupaten Kampar, yang juga menempuh pendidikan di jurusan hukum yang sama dengan korban.
Polisi mengungkap bahwa pelaku telah menyiapkan parang dan kapak sebelum datang ke kampus, menunjukkan adanya niat untuk melakukan penganiayaan.
Motif pembacokan ini diduga berawal dari dendam dan sakit hati lantaran hubungan yang cukup dekat dengan korban tidak berjalan sesuai harapan pelaku.
Saat ini pelaku telah ditangkap dan resmi ditetapkan sebagai tersangka, berpotensi dijerat hingga 12 tahun penjara.