INFORADAR.ID— Mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan kegiatan bermanfaat menjadi pilihan Komunitas Nongki (Nongkrong Kajian Islam) selama Ramadan tahun ini.
Komunitas anak muda tersebut menggelar kegiatan ngabuburit positif melalui olahraga panahan dan bedah buku keislaman yang berlangsung di Kp. Cirengas, Taktakan, Kota Serang akhir pekan lalu (22/2/2026).
Ketua panitia kegiatan, Irwan Gunawan, mengatakan bahwa Nongki hadir sebagai ruang alternatif bagi generasi muda untuk tetap produktif selama Ramadan.
“Kami ingin mengubah stigma nongkrong yang identik dengan hal kurang produktif menjadi nongkrong yang bernilai ibadah dan menambah wawasan,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan latihan panahan bersama yang diikuti belasan peserta dari kalangan pelajar. Selain menyehatkan, olahraga panahan juga memiliki nilai historis dalam tradisi Islam sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.
Setelah sesi olahraga, kegiatan dilanjutkan dengan bedah buku bertema penguatan karakter dan pemuda dalam perspektif Islam. Dalam diskusi tersebut, peserta diajak membedah isi buku, berbagi pandangan, serta merefleksikan nilai-nilai yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Menurut Irwan, konsep kegiatan ini bertujuan membangun kebiasaan positif di kalangan anak muda, terutama di bulan Ramadan. “Kami ingin Ramadan bukan hanya tentang menunggu waktu berbuka, tapi juga momentum untuk memperbaiki diri, memperluas ilmu, dan mempererat silaturahmi,” katanya.
Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif saat sesi diskusi berlangsung. Beberapa di antaranya mengaku senang karena mendapatkan lingkungan pertemanan yang suportif sekaligus menambah wawasan keislaman.
Komunitas Nongki berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin, tidak hanya saat Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya. Dengan menggabungkan olahraga, literasi, dan kajian santai, Nongki berharap dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda yang religius, sehat, dan berpengetahuan luas.