10 Jurusan Kuliah yang Dinilai Mulai Ketinggalan Zaman di Era AI
Daftar jurusan yang mulai kehilangan kekurangan minat--
INFORADAR.ID - Memilih jurusan kuliah menjadi salah satu keputusan penting yang sering kali tidak mudah bagi calon mahasiswa. Selain mempertimbangkan minat dan bakat, banyak orang kini juga memikirkan prospek kerja dan relevansi jurusan terhadap perkembangan dunia yang terus berubah.
Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) serta otomatisasi, pilihan jurusan kuliah kini menjadi semakin kompleks. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat membuat sebagian bidang studi menghadapi tantangan baru dalam mempertahankan relevansinya di pasar kerja.
Kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan calon mahasiswa maupun mahasiswa aktif. Banyak yang mulai bertanya apakah jurusan yang dipilih saat ini masih akan dibutuhkan beberapa tahun mendatang.
Sejumlah penelitian pun mencoba mengkaji dampak perkembangan teknologi terhadap dunia pendidikan dan ketenagakerjaan. Salah satunya berasal dari studi yang dilakukan ekonom ketenagakerjaan Harvard, David J. Deming dan Kadeem Noray.
Dalam penelitian yang dipublikasikan pada 2020, keduanya menemukan bahwa beberapa gelar terapan tradisional mengalami penurunan nilai ekonomi sepanjang perjalanan karier seseorang. Hal ini terjadi karena keterampilan dalam bidang tertentu dapat cepat usang seiring perkembangan teknologi.
BACA JUGA:Suite Madame Blue: Amerika dan Standar Ganda
BACA JUGA:Profil Cynthia Chaerunnisa, Co-Founder Kopi Kenangan yang Sukses Bangun Unicorn F&B Asia Tenggara
Studi tersebut menyebutkan bahwa pendapatan lulusan dari bidang teknologi intensif cenderung mengalami penurunan lebih cepat dari waktu ke waktu jika keterampilannya tidak terus diperbarui. Artinya, gelar pendidikan saja tidak lagi cukup tanpa proses pembelajaran berkelanjutan.
Laporan lain dari Harvard Business School dan sejumlah pusat karier Ivy League pada awal 2025 juga menunjukkan adanya perubahan pola perekrutan tenaga kerja. Bahkan gelar MBA yang selama ini dianggap prestisius disebut menghadapi persaingan yang semakin ketat.
Di sisi lain, tren minat mahasiswa juga mengalami perubahan. Berdasarkan survei yang dilakukan The Harvard Crimson, jurusan humaniora dan ilmu sosial mengalami penurunan jumlah peminat dalam beberapa tahun terakhir.
Pergeseran tersebut menunjukkan semakin besarnya perhatian terhadap bidang STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics yang dianggap memiliki jalur karier lebih jelas. Namun demikian, perusahaan saat ini juga semakin menekankan keterampilan spesifik dibanding sekadar gelar akademik.
Berikut daftar jurusan yang disebut dalam berbagai kajian sebagai bidang yang menghadapi tantangan besar di era AI dan otomatisasi:
BACA JUGA:Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Dibuka, Kuliah di Indonesia dan Inggris Gratis
BACA JUGA:BSI Buka Program BSI Scholarship 2026 untuk 5.250 Pelajar dan Mahasiswa Berprestasi
- Administrasi Bisnis Umum termasuk MBA
- Ilmu Komputer
- Teknik Mesin
- Akuntansi
- Biokimia
- Psikologi tingkat sarjana
- Bahasa Inggris dan Humaniora
- Sosiologi Ilmu Sosial
- Sejarah
- Filsafat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
