INFORADAR. ID - Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Kapulso Café yang berada di Horison Altama Pandeglang menghadirkan konsep iftar spesial bertema “Asean Meat Traditional Ramadhan Delights”. Konsep ini memadukan cita rasa tradisional Indonesia dengan menu signature dari sejumlah negara Asia.
Food & Beverage Kapulso Café, TB Ishi Fazari, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya ingin menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu kita lebih fokus ke menu Indonesia dari berbagai daerah. Tahun ini tetap dominan Indonesia, tapi kita masukkan signature dari beberapa negara seperti Korea, Jepang, Malaysia, Brunei, dan Thailand,” ujarnya.
Menu signature tersebut disajikan secara bergantian setiap harinya. Untuk Senin dan Sabtu, tamu dapat menikmati sajian khas Indonesia. Selasa menghadirkan nuansa Korea dengan konsep street food, Rabu menyajikan ramen khas Jepang, sementara Malaysia tampil dengan nasi lemak. Brunei menghadirkan nasi katok, dan Thailand dengan nasi goreng khasnya.
Meski mengusung konsep lintas negara, menu tradisional Indonesia tetap menjadi andalan. Beberapa sajian khas Banten seperti nasi gonjleng dan olahan oncom juga tetap tersedia. “Tradisional tetap ada setiap hari, hanya saja signature-nya menyesuaikan dengan negara yang sedang kita tonjolkan,” jelas Ishi.
BACA JUGA:Berkah Tahun 2026, Okupansi Hotel Horison TC-UPI Serang Capai 80 Persen
BACA JUGA:Okupansi Capai 80 Persen, Hotel Horison TC-UPI Serang Sukses Gelar Gala Dinner Malam Tahun Baru 2026
Salah satu menu yang paling menarik perhatian pengunjung adalah nasi katok dari Brunei. Menu yang baru diluncurkan tersebut mendapat respons positif dari tamu.
“Kemarin kita launching nasi katok dari Brunei dan ternyata banyak yang penasaran. Karena berbeda dari biasanya, tamu merasa bisa mencoba sesuatu yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya,” katanya.
Untuk harga, Kapulso Café membedakan tarif antara hari biasa dan akhir pekan. Senin hingga Jumat, paket iftar dibanderol Rp119.000 per orang. Sementara Sabtu dan Minggu sebesar Rp129.000 per orang. Perbedaan harga tersebut terletak pada tambahan variasi jajanan pasar dan camilan tradisional di akhir pekan, sementara menu utama relatif serupa.
Tak hanya dari sisi menu, suasana juga dibuat semakin meriah dengan dekorasi bernuansa ASEAN. Bendera-bendera kecil dari masing-masing negara dipasang sebagai penanda area sajian, sehingga tamu dapat langsung mengenali konsep yang diusung setiap harinya.
Pihak manajemen menargetkan peningkatan jumlah pengunjung selama Ramadhan tahun ini, dengan harapan dapat mencapai hingga 3.000 tamu selama periode berbuka.
BACA JUGA:Cafe Sawah Widey: Ngopi Asri dengan Latar Gunung Pulosari dan Kelinci Lucu di Menes
BACA JUGA:4 Cafe di Serang Murah dan Instagramable, Favorit Anak Muda
Melalui konsep "Asean Meat Traditional Ramadhan Delights", Kapulso Café Horison Altama Pandeglang ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang tak sekadar mengenyangkan, tetapi juga memperkaya cita rasa dan budaya dalam satu waktu.