INFORADAR.ID - Dinar Candy memutuskan untuk menunda sejumlah jadwal manggungnya sebagai DJ demi menghormati perayaan satu abad Nahdlatul Ulama (NU). Keputusan tersebut disampaikan melalui unggahan di media sosial pribadinya dan langsung mendapat beragam respons dari warganet.
Dalam pernyataannya, Dinar mengungkapkan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap momentum bersejarah bagi salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Ia menilai perayaan satu abad NU merupakan momen penting yang patut dihargai.
“Sebagai warga Indonesia, aku ingin ikut menghormati perayaan besar ini. Jadi untuk sementara beberapa jadwal aku tunda dulu,” tulisnya.
Keputusan tersebut membuat beberapa agenda penampilannya di sejumlah kota harus dijadwalkan ulang. Meski begitu, manajemen Dinar memastikan bahwa seluruh acara yang tertunda akan tetap digelar di waktu yang telah disepakati bersama pihak penyelenggara.
Langkah Dinar Candy ini pun menuai perhatian publik. Sebagian warganet mengapresiasi sikapnya yang dinilai menunjukkan toleransi dan penghormatan terhadap momentum keagamaan. Di sisi lain, ada pula yang menilai keputusan tersebut sebagai bentuk profesionalisme dalam menyesuaikan agenda dengan situasi sosial yang sedang berlangsung.
Dinar sendiri dikenal sebagai salah satu DJ dan figur publik yang kerap menjadi sorotan. Namun melalui keputusan ini, ia menunjukkan komitmennya untuk tetap menghargai nilai-nilai yang berkembang di masyarakat.
Perayaan satu abad NU memang menjadi agenda besar yang dihadiri berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda. Momentum tersebut bukan hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi juga refleksi perjalanan panjang organisasi dalam kehidupan sosial dan keagamaan di Indonesia.
Maria ulfah mahasiswa ilmu komunikasi Universitas mathla’ulanwar Banten