INFORADAR.ID - Pernah membayangkan apa yang terjadi di balik tembok pabrik yang terlihat tenang, namun menyimpan rahasia kelam di dalamnya? Film Monster Pabrik Rambut hadir membawa nuansa horor yang benar-benar segar dan berbeda dari biasanya.
Kabar baiknya, film ini tidak hanya "jago kandang". Sebelum menyapa penonton di bioskop tanah air bulan Februari ini, karyanya sudah lebih dulu melanglang buana dan mencuri perhatian di festival film internasional.
Jelas, ini bukan sekadar film yang hanya menjual nama besar pemainnya saja.Kolaborasi antara Rachel Amanda dan Iqbaal Ramadhan di sini benar-benar patut diacungi jempol. Kita bakal melihat sisi lain dari Iqbaal yang biasanya tampil manis di film drama, kini harus berhadapan dengan situasi mencekam yang menuntut emosi luar biasa.
Rachel Amanda pun tampil sangat kuat, membawa penonton ikut merasakan ketegangan di setiap lorong pabrik yang dipenuhi tumpukan rambut misterius. Chemistry mereka berdua berhasil membangun suasana yang tidak hanya menakutkan, tapi juga membuat penasaran hingga menit terakhir.
Secara visual, film ini bisa dibilang sebuah mahakarya yang unik. Alih-alih menggunakan jumpscare murahan yang hanya mengagetkan sesaat, sang sutradara lebih memilih membangun rasa cemas lewat estetika yang gelap dan detail properti yang sangat presisi.
Rambut-rambut yang muncul di sepanjang film seolah menjadi karakter hidup yang siap menjerat siapa saja. Monster Pabrik Rambut berhasil membuktikan bahwa industri perfilman Indonesia sudah sangat siap bersaing di kancah global dengan ide cerita yang benar-benar out of the box.
Saat Mimpi Buruk Berubah Menjadi Prestasi Internasional
Pada akhirnya, untuk kamu yang sudah bosan dengan tema horor yang itu-itu saja, film ini adalah jawaban yang paling pas. Monster Pabrik Rambut menawarkan pengalaman menonton yang bakal membekas di kepala dan bahkan mungkin kamu akan merasa sedikit "ngeri" tiap kali melihat sisir atau tumpukan rambut setelah menonton ini.
Jadi, pastikan kamu segera amankan tiket di bioskop terdekat sebelum kehilangan kesempatan menyaksikan salah satu film paling ikonik di tahun 2026 ini!
Andrea Kesya Tindas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar Banten