Fusion Ramen Rendang: Tren Nasional 2026

Rabu 11-02-2026,11:11 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID - Fusion Ramen Rendang meledak sebagai salah satu tren kuliner terpanas di Indonesia sepanjang 2026, menggabungkan mie kenyal ala Jepang dengan kuah santan pedas berempah rendang khas Minang.

Inovasi ini lahir dari keinginan konsumen urban yang haus pengalaman rasa familiar Nusantara tapi tetap kekinian, viral lewat challenge TikTok dan ulasan influencer.

Tren dimulai awal 2026 saat cloud kitchen di Jakarta dan kota besar seperti Serang eksperimentasi ramen kuah kental rendang, lengkap topping daging suwir empuk dan taburan bawang goreng.

Berbeda ramen tradisional bening, versi ini kaya rempah serai, lengkuas, dan cabai—mirip comfort food harian tapi premium. Restoran seperti Muki Ramen adaptasi lokal dengan harga terjangkau Rp25.000-45.000 per mangkok.

Perpaduan lokal-global ini sukses karena akses internet bikin masyarakat penasaran rasa dunia, tapi tetap ingin sentuhan Indonesia. Di Banten, varian muncul di kafe Serang seperti 527 Coffee, padu ramen rendang dengan sate bandeng lokal.

Mie Sedap ikut tren lewat Ramen YES instan, dorong konsumsi rumah tangga Gen Z yang sibuk.

Cari di spot viral Serang: pesan via GoFood untuk ramen rendang pedas manis, tambah telur rebus atau jamur untuk versi sehat.

Cocok jogging pagi aftertaste kuah hangat; UMKM Banten untung besar dari fusion ini, saingi pizza sambal matah. Coba sendiri—satu suap bikin nagih campur Jepang dan Nusantara.

Fenomena ini semakin didukung maraknya gerai kombo ramen–rendang di berbagai kota besar, baik di food court, mal, maupun tenant di kawasan strategis yang didesain minimalis dengan nuansa modern.

Mereka memanfaatkan platform digital dan kolaborasi dengan food vlogger untuk menonjolkan sisi unik Fusion Ramen Rendang: dari percikan kuah yang kaya santan, daging yang empuk, hingga pelengkap topping ekstra seperti telur onsen, sayuran segar, dan keju yang sedikit mempermild rasa.

Dari sudut bisnis, Fusion Ramen Rendang juga menjadi contoh bagaimana inovasi lokal bisa menaikkan value produk makanan sehari hari menjadi pengalaman kuliner (food experience) yang layak diunggah ke media sosial.

Dengan skema harga yang terjangkau dan varian rasa mulai dari yang lebih nusantara hingga versi lebih mild untuk lidah internasional, menu ini pun berpotensi menjadi salah satu ikon fusion food Indonesia di panggung global, sekaligus memperkuat narasi bahwa kekayaan rempah Nusantara bisa berdinamika tanpa kehilangan jati diri.

 

Hernanda Wijaya Mahasiswa Ilmu komunikasi Universitas Matlaul Anwar

Kategori :