INFORADAR.ID - Bayangkan niatnya cuma mau healing dan seru-seruan bareng sahabat, tapi ujung-ujungnya malah jadi mimpi buruk yang nggak ada habisnya.
Ini yang dialami Aryo, Nita, Yuni, dan Raka. Empat mahasiswa asal Malang ini berangkat mendaki Gunung Welirang dengan semangat tinggi.
Sialnya, mereka nggak sadar kalau ada rahasia kelam yang sudah lama terkubur di balik rimbunnya hutan, menunggu siapa pun yang berani melangkah terlalu jauh ke area terlarang.
Suasana mulai terasa nggak beres sejak Nita nggak sengaja menemukan sesajen tua dan terjatuh ke sebuah telaga yang airnya terasa dingin mematikan.
Sejak kejadian itu, sosok Nita bukan lagi teman yang mereka kenal. Di tengah kabut yang makin tebal, mereka tersesat dan malah masuk ke Dusun Mayit.
Sebuah desa yang nggak ada di peta, tempat di mana batas antara dunia nyata dan alam baka seolah-olah hilang tertelan gelap.
Dusun itu dihuni oleh warga yang gerak-geriknya aneh dan menyimpan aroma kematian yang menyengat.
Ternyata, kehadiran mereka di sana bukan cuma kebetulan, melainkan target untuk dijadikan tumbal. Satu per satu mulai diteror, dan jalan pulang yang mereka cari seolah-olah sengaja disembunyikan oleh kekuatan gaib yang haus nyawa.
Sekarang, mereka harus berpacu dengan waktu sebelum benar-benar terjebak selamanya menjadi penghuni baru di desa terkutuk itu.
Diangkat dari Kisah Viral JeroPoint yang Bikin Merinding
Film garapan sutradara Rizal Mantovani ini nggak cuma jualan jump scare murahan. Dibintangi oleh Amanda Manopo dan Fahad Haydra, Hitmaker Studios benar-benar niat membangun atmosfer desa terpencil yang visualnya bikin sesak napas.
Kalau kamu hobi naik gunung atau suka cerita horor yang creepy-nya nempel sampai ke rumah, film ini wajib masuk daftar tontonan. Tapi ingat, jangan nonton sendirian kalau nggak mau merasa "diikuti" setelahnya.
Andrea Kesya Tindas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar Banten