Disway Award

Fenomena Konten

Fenomena Konten

Trend married-Pinterest-

INFORADAR.ID – Jagat media sosial TikTok kembali diguncang oleh tren konten yang memicu kontroversi hebat di kalangan netizen. 

Tren yang dikenal dengan sebutan "Unboxing Istri" atau "Unboxing Mahar" ini menjadi sorotan tajam karena dianggap merendahkan martabat perempuan dan mengabaikan privasi serta kesakralan institusi pernikahan.

Konten tersebut biasanya diunggah oleh para pria yang baru saja melangsungkan pernikahan. Dalam video singkat berformat POV (Point of View), sang pria memperagakan situasi malam pertama saat pertama kali berduaan dengan istrinya. 

Hal yang memicu kemarahan publik bukan sekadar pamer kemesraan, melainkan narasi teks yang disematkan dalam video tersebut, yang secara spesifik mencantumkan nominal mahar serta status pendidikan sang istri.

BACA JUGA:Bikin Gagal Fokus Lagi, Shella Ganiswara 'Kembaran' Lisa BLACKPINK Asal Bandung Kembali Viral

BACA JUGA:Bunga Sartika 'Quezely' Akhirnya Gerah, Langsung Pasang Badan Usai Dicap Ratu Settingan 'Spill Skincare'

Narasi yang sering muncul biasanya tertulis seperti: "POV: Malam pertama setelah mahar 100 juta + Istri Sarjana S1".

Dengan gaya bahasa tersebut, para kreator konten seolah-olah sedang menunjukkan hasil "investasi" atau "pembelian" yang baru saja mereka selesaikan. 

Penggunaan kata "unboxing" sendiri yang lazimnya digunakan untuk membuka paket barang belanjaan dinilai sangat tidak etis ketika disandingkan dengan sosok manusia, terutama pasangan hidup sendiri.

Kecaman netizen meledak karena konten ini dianggap melakukan objektifikasi terhadap perempuan secara terang-terangan. 

BACA JUGA:Menjelang Sidang Skripsi, Mahasiswi UIN Suska Riau Dibacok Teman Dekat di Kampus

BACA JUGA:Gen Z Ramai-Ramai Nonaktifkan Akun Media Sosial, Bentuk Coping di Tengah Tekanan Digital?

Menyandingkan gelar akademik yang diraih dengan susah payah serta nominal mahar sebagai label "spesifikasi barang" dinilai telah menggeser nilai pernikahan dari ikatan suci menjadi sekadar transaksi komersial.

 Netizen berargumen bahwa mahar adalah bentuk penghormatan dan hak istri dalam agama, bukan biaya pembelian yang memberi hak kepada suami untuk memamerkan privasi istri sebagai konten publik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: