Kenapa Banyak Gen Z Gemar Outfit Maximalism? Ini Alasannya

Kamis 22-01-2026,14:48 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID — Tren fashion di kalangan Generasi Z terus mengalami perubahan. Selain tren minimalism dengan warna netral mulai populer, kini outfit dengan tampilan ramai, penuh warna, dan detail mencolok juga semakin digemari. Gaya ini dikenal dengan sebutan maximalism, dan menjadi salah satu pilihan Gen Z dalam mengekspresikan diri lewat fashion.

Maximalism dalam fashion identik dengan penggunaan warna cerah, motif beragam, layering pakaian, serta aksesori yang terkesan “berlebihan”. Meski terdengar kontras dengan konsep simpel, gaya ini justru makin merepresentasikan karakter dan kepribadian pemakainya.

Salah satu alasan utama Gen Z menyukai outfit maximalism adalah kebutuhan untuk mengekspresikan identitas diri. 

Selain itu, maximalism juga dianggap sebagai reaksi terhadap tren minimalis yang sebelumnya mendominasi dunia fashion. Tampilan serba netral dan sederhana dinilai kurang memberikan ruang eksplorasi. Maximalism hadir sebagai bentuk kebebasan dalam bereksperimen, tanpa takut terlihat “too much”.

Pengaruh media sosial, terutama TikTok dan Instagram, turut mempercepat popularitas style ini. Konten outfit of the day (OOTD) dengan warna mencolok dan mix and match unik lebih mudah menarik perhatian dan berpotensi viral. Hal ini mendorong Gen Z untuk tampil lebih berani dan kreatif dalam berpakaian.

Tak hanya itu, tren thrifting dan penggunaan pakaian vintage juga mendukung berkembangnya gaya maximalism. Dengan memadukan berbagai item unik hasil thrifting, bisa menciptakan tampilan yang personal tanpa harus mengikuti standar fashion tertentu.

Menurut peminatnya sendiri, warna cerah dan aksesori unik mampu meningkatkan rasa percaya diri serta memberikan kesan ceria. Tak heran, gaya ini sering dipilih untuk aktivitas sehari-hari hingga acara nonformal.

Fenomena ini menunjukkan bahwa bagi Gen Z, fashion bukan hanya soal tren, tetapi juga media untuk bercerita dan menyampaikan pesan. Maximalism menjadi simbol kebebasan berekspresi, keberanian tampil berbeda, dan keinginan untuk merayakan keunikan diri.

 

Yuni Marsita Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar

Kategori :