Vidi Aldiano Berpulang di Usia 35 Tahun Setelah Perjuangan Melawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano-Instagram/vidi-
INFORADAR.ID- Kabar duka datang dari dunia hiburan tanah air, penyanyi populer Vidi Aldiano dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3) pukul 16.33 WIB. Pelantun tembang "Nuansa Bening" tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, pada usia 35 tahun.
Penyebab kepergian musisi berbakat ini diduga kuat akibat komplikasi kanker ginjal yang telah dideritanya selama tujuh tahun terakhir. Pihak manajemen, Imarindo Production, telah mengonfirmasi berita duka ini melalui pernyataan resmi yang diunggah ke media sosial, menyatakan bahwa sang musisi kini telah berpulang ke haribaan Allah SWT.
Prosesi pemakaman pria bernama lengkap Oxavia Aldiano ini dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Minggu (8/3/2026). Jenazah akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, setelah sebelumnya rumah duka di kawasan Cilandak dipadati pelayat sejak Sabtu malam.
Kilas balik perjuangan kesehatannya, Vidi pertama kali didiagnosis menderita kanker ginjal stadium awal pada tahun 2019 silam. Penyakit tersebut terdeteksi secara tidak sengaja melalui pemeriksaan rutin yang menemukan adanya benjolan mencurigakan pada bagian ginjal kirinya.
BACA JUGA:Vidi Aldiano Update Pengobatan di Penang: Its Just A Phase
BACA JUGA:Film The Greatest: Kisah Duka, Harapan, dan Kekuatan Keluarga Menghadapi Kehilangan
Sejak saat itu, Vidi menjalani serangkaian pengobatan yang sangat intensif demi kesembuhannya. Upaya medis tersebut meliputi tindakan operasi pengangkatan ginjal kiri serta berbagai sesi kemoterapi yang terus dijalani selama bertahun-tahun.
Tak hanya di dalam negeri, Vidi juga sempat mengupayakan pengobatan terbaik hingga ke Singapura dan Amerika Serikat. Meski harus berjuang melawan rasa sakit, ia dikenal sangat terbuka dan sering membagikan kisah perjuangannya di media sosial guna memberi semangat bagi sesama penyintas kanker.
Luar biasanya, di tengah kondisi fisik yang tidak menentu, Vidi tetap membuktikan dedikasinya di dunia musik dengan tetap produktif. Ia bahkan sempat merilis deretan lagu hits seperti "Menangis Semalam" dan "Seribu Tahun" yang diterima hangat oleh para penggemarnya.
Namun, kondisi kesehatan penyanyi solo pria terbaik versi AMI Awards ini dilaporkan memburuk dalam sepekan terakhir. Selama masa kritis tersebut, pihak keluarga memilih untuk menjaga privasi hingga akhirnya pengumuman resmi kematian dikeluarkan setelah ia mengembuskan napas terakhir.
BACA JUGA:Pulang dalam Sujud: Taubat Seorang Pengembara di Tanah Sunda
Ucapan duka cita terus mengalir deras dari rekan sesama musisi, termasuk Raisa Andriana yang menyampaikan rasa terima kasih atas karya-karya indah peninggalan almarhum. Selain itu, Kementerian Kesehatan RI turut memberikan penghormatan atas kontribusi Vidi dalam mengampanyekan kesadaran kanker di Indonesia.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan lubang besar di industri musik pop Indonesia era 2010-an. Dengan segudang prestasi dan sifatnya yang tangguh, sosoknya akan terus dikenang bukan hanya sebagai musisi jenius, tetapi juga sebagai simbol ketangguhan bagi banyak orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
