Pada beberapa kasus ekstrem, anak psikopat diketahui melakukan kekerasan terhadap hewan, seperti menyiksa atau membunuh, demi kesenangan pribadi.
Bahkan, tindakan ini kadang muncul dari dorongan seksual yang menyimpang, yang merupakan bagian dari gejala psikopatik dan gangguan kepribadian antisosial.
BACA JUGA:Ternyata Ini Waktu Terbaik Kirim CV Lewat Email, Auto Dilirik HRD
BACA JUGA:Pekerja Asing Jepang Akan Diizinkan Tinggal Lebih Lama Mulai 2027, Ini Aturan Barunya
Tes Psikologis untuk Mengenali Anak Psikopat
Meskipun tidak ada tes tunggal yang bisa memastikan diagnosis anak psikopat, psikolog menggunakan alat penilaian seperti Youth Psychopathic Traits Inventory (YPI).
Tes ini mengukur berbagai ciri kepribadian melalui pertanyaan-pertanyaan yang dijawab oleh anak atau remaja, termasuk:
- Manipulatif dan suka berbohong
- Narsistik dan haus perhatian
- Tidak memiliki rasa empati
- Impulsif dan tidak bertanggung jawab
- Suka mengambil risiko berbahaya
Orang Tua Perlu Peka terhadap Tanda Anak Psikopat
Deteksi dini sangat penting dalam menangani anak psikopat. Jika orang tua mulai mencurigai adanya tanda-tanda ini pada anak mereka, sebaiknya segera berkonsultasi dengan psikolog anak untuk mendapatkan evaluasi dan pendekatan penanganan yang tepat.