Risiko Gagal Ginjal pada Anak Muda, Ini Gaya Hidup yang Perlu Diwaspadai

Jumat 04-07-2025,17:26 WIB
Reporter : Ghina Aulia Az-Zahra
Editor : Haidaroh

Penggunaan obat pereda nyeri dan suplemen tanpa resep dapat merusak jaringan ginjal jika dilakukan dalam jangka panjang.

4. Mengonsumsi Makanan dengan Kandungan Garam Berlebih 

Garam yang terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga merusak pembuluh darah ginjal.

5. Merokok dan Minum Alkohol 

Kebiasaan ini dapat memperburuk fungsi ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis.

6. Kurang Beraktivitas Fisik 

Gaya hidup yang kurang bergerak dapat menyebabkan obesitas dan masalah metabolik yang berisiko merusak ginjal.

7. Pola Tidur yang Tidak Teratur dan Kurang Istirahat 

Tidur yang kurang memengaruhi proses pemulihan tubuh termasuk kesehatan ginjal.

BACA JUGA:BSU Tahun 2025 Bisa Dicabut: Hati-Hati Jika Tak Penuhi Syarat!

BACA JUGA:Virus Hanta Muncul di Indonesia: Waspadai Tanda-Tanda HFRS dan Cara Penularannya

Dampak dan Cara Mencegah Risiko Gagal Ginjal

Menurut Kementerian Kesehatan dan dr. Riza, gaya hidup yang tidak sehat bisa menyebabkan gagal ginjal kronis yang membutuhkan perawatan intensif seperti cuci darah atau transplantasi ginjal. 

Cara pencegahannya adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, antara lain cukup minum air putih, mengurangi konsumsi gula dan garam, menghindari penggunaan obat tanpa resep dokter, berhenti merokok, rutin berolahraga, serta tidur yang cukup dan teratur.

Kesehatan ginjal anak muda sangat dipengaruhi oleh gaya hidup sehari-hari. 

Anjuran dari Kementerian Kesehatan RI dan dokter spesialis ginjal seperti dr. Riza Syahputra menekankan pentingnya menjaga kebiasaan hidup sehat agar risiko gagal ginjal dapat ditekan sejak dini.

Kategori :