Metode ini dipakai banyak orang buat bantu mereka paham bacaan lebih baik. Singkatannya:
S (Survey): Lihat struktur isi bukunya.
Q (Question): Ubah subjudul jadi pertanyaan.
R (Read): Baca dengan tujuan jawab pertanyaan tadi.
R (Recite): Ulangi isi bacaan dengan kata-katamu sendiri.
R (Review): Tinjau ulang poin penting setelah selesai.
4. Catat yang Penting Aja
Nggak perlu menulis ulang semua isi buku, cukup catat poin penting dalam bentuk bullet, ringkasan, atau bahkan mind map kalau kamu visual learner. Ini sangat bantu saat kamu perlu review cepat.
BACA JUGA:9 Tips Beradaptasi dengan Budaya Lokal di Kota Baru untuk Mahasiswa dan Pekerja Perantau
BACA JUGA:Cara Praktis Cek Nama di Google untuk Mengetahui Seberapa Populer Kamu
5. Latih Diri dengan Metode Feynman
Coba jelaskan kembali apa yang kamu baca ke orang lain, atau pura-pura ngajarin. Kalau kamu bisa jelaskan dengan bahasa sederhana, berarti kamu sudah paham betul.
6. Gunakan Teknik Baca Berjeda
Baca 25 menit, istirahat 5 menit, itu teknik Pomodoro. Cara ini bisa bantu otak kamu tetap fokus tanpa cepat lelah, apalagi jika bacaannya panjang dan serius.
7. Ulangi untuk Memantapkan
Jangan cuma sekali baca terus ditinggal. Ulangi bacaan atau review catatanmu sehari setelahnya. Ini ngebantu otak menyimpan informasi lebih lama di ingatan.