Terus memikirkan orang itu sampai mengganggu aktivitas harianmu.
Kecewa atau marah saat ekspektasi tidak terpenuhi, meskipun hubungan tersebut sebenarnya tidak pernah ada.
3. Faktor Penyebab Erotomania
Berbagai hal yang bisa memicu erotomania antara lain:
Rasa kesepian atau keterasingan dalam hubungan sosial.
Pengaruh media yang menyajikan gambaran cinta yang tidak realistis.
Trauma emosional dari hubungan sebelumnya.
Adanya gangguan kejiwaan lain seperti skizofrenia atau gangguan bipolar.
Kesalahan dalam menafsirkan sinyal sosial.
4. Dampak Negatif Jika Erotomania Dibiarkan
Jika tidak terselesaikan, erotomania bisa menimbulkan masalah yang serius, seperti:
Penurunan kesehatan mental, termasuk kecemasan dan depresi.
Obsesi yang mengganggu pekerjaan, sekolah, atau hubungan sosial lainnya.
Perilaku menguntit atau tindakan berulang yang tidak disadari sebagai gangguan.
Kehilangan hubungan dengan dunia nyata karena terjebak dalam delusi.
Potensi pelanggaran hukum jika orang yang kamu obsesi merasa tidak nyaman.