Namun, mereka juga perlu menyadari bahwa kebutuhan akan interaksi manusia yang nyata tetap penting bagi generasi ini, sehingga keseimbangan antara teknologi dan komunikasi tatap muka harus dijaga.
BACA JUGA:Sering Diremehkan, 5 Gaya Kebiasaan Berhemat ala Gen Z Ini Ternyata Terbukti Efektif
BACA JUGA:Gen Z dan Fenomena Brain Drain di Indonesia
Singkatnya, Gen Z memang lebih sering menggunakan chat sebagai cara berkomunikasi karena kemudahan dan kenyamanannya, tetapi bukan berarti mereka menolak interaksi tatap muka.
Pilihan ini lebih merupakan adaptasi terhadap dunia yang semakin digital dan cepat, sambil tetap menjaga nilai koneksi manusia yang otentik.
Jadi, komunikasi yang efektif dengan Gen Z adalah yang mampu menggabungkan keunggulan teknologi dengan kehangatan interaksi langsung.