INFORADAR.ID - Petani cabai di Rangkasbitung mengalami gagal panen akibat perubahan cuaca dalam dua minggu terakhir.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kabid Perdagangan pada Disperindag Lebak Yani. “Cabai dalam dua minggu terakhir terjadinya perubahan cuaca sehingga mempengaruhi hasil panen atau pasokan,” ungkap Yani dikutip RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 23 Februari 2024. Ia menyatakan bahwa situasi ini menyebabkan kenaikan harga cabai dan banyak harga bahan pangan lain yang mengikutinya. “Ada perubahan iklim dan perubahan cuaca sehingga gagal panen dan produksi berkurang. Sehingga harganya pada naik saat ini,” katanya. BACA JUGA : Tiga TPS di Ciomas Kabupaten Serang Harus Laksanakan PSU, Ternyata Ini Penyebabnya BACA JUGA : Pemkot Tangsel Gelar Turnamen Tenis Meja, Anggarannya Bukan dari APBD, Kok Bisa? Akibatnya, harga cabai di Pasar Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, mengalami kenaikan cukup drastis. Saat ini, di Pasar Rangkasbitung, harga cabai merah besar mencapai Rp100.000 per kilogram pada Jumat, 23 Februari 2024. Kenaikan harga cabai di Pasar Rangkasbitung telah terjadi dalam dua minggu terakhir akibat gagal panen tersebut, dengan kisaran harga mulai dari Rp88.000 hingga Rp100.000 per kilogram untuk cabai merah besar. Sementara itu, Meti, seorang pedagang cabai di pasar Rangkasbitung, mengatakan bahwa semua jenis cabai sedang mengalami kenaikan saat ini, dan yang paling banyak adalah cabai merah besar. Ia kembali menyebutkan, harga cabai merah besar naik menjadi Rp100.000 per kilogram, cabai keriting Rp85.000 per kilogram, cabai oranye Rp76.000 per kilogram dan cabai rawit hijau Rp42.000 per kilogram. “Untuk cabai ini, hanya cabai rawit hijau yang mengalami penurunan harga. Sementara yang lainnya mengalami kenaikan,” ujarnya. Dan diketahui, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak akan mengadakan Gerakan Pasar Murah di lokasi yang sudah ditentukan di setiap kecamatan pada tanggal 27 Februari - 19 Maret 2024 untuk mengatasi kenaikan harga tersebut.(*) BACA JUGA : PJ Gubernur Banten Al Muktabar Santuni Anggota KPPS Wafat, Totalnya Rp 75 Juta BACA JUGA : Harga Mahal Jelang Ramadhan, 8 Ton Beras Langsung Ludes Diserbu Warga SerangAlami Gagal Panen, Harga Cabai di Pasar Rangkasbitung Naik Drastis
Jumat 23-02-2024,19:57 WIB
Reporter : Adinda Maulida Fatma
Editor : Haidaroh
Kategori :
Terkait
Selasa 05-05-2026,10:38 WIB
Retak dalam Menara Gading: Diagnosa dan Pemulihan Mindset Parsial Akademisi
Selasa 28-04-2026,10:18 WIB
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Wakil Banten yang Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026
Rabu 22-04-2026,07:57 WIB
Tokoh Perempuan Asal Banten: Maria Ulfah Santoso, Pelopor Emansipasi dan Menteri Perempuan Pertama
Rabu 08-04-2026,17:23 WIB
Jangan Sampai Terlewatkan, Bank Indonesia Open Beasiswa 2026
Senin 06-04-2026,21:46 WIB
Bikers Brotherhood 1% MC Banten Chapter gelar Mandatory Run 1 dan Halal Bihalal
Terpopuler
Jumat 08-05-2026,11:20 WIB
Bukalapak PHK 594 Karyawan, Fokus Tinggalkan E-Commerce dan Beralih ke Bisnis Digital
Jumat 08-05-2026,09:03 WIB
Merasa Berubah di Usia 20-an? Ini Tips Self Growth agar Tidak Takut Kehilangan dan Memulai Hidup Baru
Jumat 08-05-2026,10:08 WIB
Bekali Mahasiswa Menjadi Da'i yang Peka dan Peduli, Prodi KPI UIN Banten Gelar Pelatihan Dakwah Inklusif
Jumat 08-05-2026,09:04 WIB
Gol A Gong dan Alfi Syahrin Meriahkan Hari Ketiga Pelita Untirta 2026
Jumat 08-05-2026,09:05 WIB
Mahasiswi BKI UIN Banten, Fara Amalia Borong Tiga Penghargaan di Ajang Global Youth Innovation Summit
Terkini
Jumat 08-05-2026,17:44 WIB
Pegawai Lapas Kelas IIA Serang Ikrar Perangi Narkoba dan HP Ilegal, Seluruh Petugas Jalani Tes Urine
Jumat 08-05-2026,16:55 WIB
Apakah Kamu Love Language Quality Time? Ini Dia Tandanya!
Jumat 08-05-2026,16:38 WIB
Tren Zero Post: Gen Z Lebih Tenang Tanpa Feed Instagram
Jumat 08-05-2026,16:38 WIB
Menggugat Tren Slow Living yang Ternyata Tidak Untuk Semua Orang
Jumat 08-05-2026,16:22 WIB