TANGERANG SELATAN, INFORADAR.ID - Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tangerang Selatan tumbuh 5 sampai 12 persen setiap tahun.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie menyebutkan, pelaku UMKM sekitar 90 ribu, berwirausaha mulai dari menjual produk kuliner, busana, kerajinan tangan, agrobisnis, daur ulang, dan lainnya.
"Kebanyakan para pelaku UMKM ini bergelut dibidang kuliner," Walikota Tangsel Benyamin Davnie, belum lama ini.
Pemkot Tangsel melalui Dinas Koperasi dan UMKM, lanjut dia, akan membuat program pelatihan marketing digital.
Sementara itu Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menambahkan, basis ekonomi di Tangsel salah satunya ditopang usaha kecil. Program pelatihan digitalisasi kepada pelaku UMKM harus diakselerasi agar produknya bernilai tinggi dan mudah diakses oleh masyarakat.
"Bukan hanya masyarakat Tangsel, tapi di luar Tangsel," katanya.
Pilar menambahkan, pertumbuhan UMKM akan berdampak bagi pendapatan asli daerah (PAD) Tangsel. "Artinya potensi yang besar ini, UMKM yang tadinya belum wajib bayar pajak, tapi setelah kita up usahanya dan menjadi industri, bayar pajak, akhirnya PAD-nya kita dapat," jelasnya. (*)
UMKM di Tangsel Setiap Tahun Tumbuh Hingga 12 Persen, Rata-Rata Bergelut di Bidang Kuliner
Minggu 11-06-2023,07:39 WIB
Editor : Aas Arbi
Kategori :