Kasus Influenza Naik, Kemenkes Imbau Masyarakat Tidak Panik
Masyarakat diimbau tetap tenang dan menjaga pola hidup sehat!--
INFORADAR.ID – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk tidak panik menghadapi peningkatan kasus influenza pada September 2026.
Mengutip laporan RRI News, Kemenkes menegaskan bahwa lonjakan kasus tersebut masih tergolong sedang, terkendali, dan merupakan pola musiman yang rutin terjadi setiap September hingga akhir tahun di Indonesia.
Plt. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan bahwa fenomena ini sejalan dengan tren global dan negara-negara di kawasan ASEAN.
Berdasarkan pemantauan Kemenkes, kenaikan kasus pada September 2026 mencapai 56 persen, angka yang terbilang masih lebih rendah dibandingkan puncak tren pada tahun 2023 lalu yang sempat menyentuh angka 68 persen.
Sebagian besar pasien yang berobat jalan di puskesmas hanya menunjukkan gejala ringan hingga sedang, sementara tingkat keterisian rumah sakit akibat influenza tercatat masih sangat rendah sehingga tidak memberikan tekanan signifikan pada layanan kesehatan.
Selain itu, Kemenkes meluruskan isu mengenai istilah "Super Flu" dan menegaskan bahwa istilah tersebut bukan merupakan nomenklatur resmi dari Kemenkes maupun WHO, melainkan merujuk pada Influenza A(H3N2) yang bukan merupakan varian dominan di Indonesia.
Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Penggunaan masker saat mengalami gejala flu atau ketika berada di keramaian, menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan, serta mencukupi asupan cairan harian menjadi fondasi penting untuk memutus rantai penularan virus, terutama bagi anak-anak dan balita.
Selain itu, Kemenkes meminta masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi obat-obatan keras seperti antiviral Oseltamivir tanpa resep dan pengawasan dokter, guna memastikan penanganan medis yang tepat dan aman sesuai dengan kondisi pasien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: