Banjir Bandang Terjang Solok, 70 Rumah Terdampak dan Akses Solok-Padang Lumpuh

Banjir Bandang Terjang Solok, 70 Rumah Terdampak dan Akses Solok-Padang Lumpuh

banjir rob di daerah pemukiman-MPI-

INFORADAR.ID — Usai turun hujan yang begitu deras, kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat diterjang banjir bandang, pada Senin (21/9/2026) malam. 

Bencana ini terjadi disekitaran Kompleks Perkantoran Bupati Solok, mawa material lumpur, batu, kayu hingga longsoran yang mengakibatkan kerusakan disejumlah bangunan dan menutup akses jalan utama Aolok-padang.

Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Solok pada Selasa (22/9), sebanyak empat warga mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. Tiga korban menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sementara satu korban lainnya dirujuk ke rumah sakit di Padang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.BACA JUGA:Rupiah Tertekan ke Rp17.847, Pasar Menanti Arah Kebijakan Bank Indonesia

BACA JUGA:Menlu Sugiono Tiba di New York, Bawa Suara Indonesia ke Sidang Umum PBB ke-81

Dampak banjir juga dirasakan warga di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Solok. BPBD mencatat sekitar 70 rumah terdampak dan 11 kantor pemerintahan mengalami kerusakan. Sejumlah fasilitas yang terdampak antara lain kantor Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang, hingga kawasan DPRD Kabupaten Solok.

Material banjir bandang turut menutup badan jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka. Polisi untuk sementara mengimbau pengendara agar tidak melewati jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif melalui Padang Panjang sampai kondisi jalan dinyatakan aman untuk dilalui.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan dengan intensitas lebat menjadi salah satu pemicu bencana. Berdasarkan catatan BMKG, curah hujan di sekitar Solok mencapai sekitar 94 milimeter per hari sebelum banjir bandang terjadi pada Senin malam.

Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, SAR, dan unsur terkait telah melakukan penanganan di lokasi terdampak. Kantor SAR Padang juga mengirimkan personel dan peralatan untuk membantu proses evakuasi serta penanganan awal bencana di Arosuka.

BACA JUGA:OSN SMA 2026: Sekolah Swasta Mendominasi, Ini 10 Sekolah dengan Medali Terbanyak

BACA JUGA:Menlu Sugiono Tiba di New York, Bawa Suara Indonesia ke Sidang Umum PBB ke-81

Pemerintah daerah bersama petugas masih melakukan pendataan terhadap dampak banjir bandang dan membersihkan material yang menutup sejumlah fasilitas serta akses transportasi. Masyarakat di wilayah terdampak juga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat susulan yang dapat meningkatkan risiko banjir maupun longsor.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: