Sekolah Rakyat, Jalan Baru Pemerintah Memutus Rantai Kemiskinan

Sekolah Rakyat, Jalan Baru Pemerintah Memutus Rantai Kemiskinan

Sekolah rakyat -Pemkot Surabaya -

INFORADAR.ID — Pemerintah sedang gencar mengembangkan Program Sekolah Rakyat yang merupakan upaya dalam memperluas akses Pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dirancang untuk memeberikan Pendidikan sekaligus dukungan social, yang juga menjadi salah satu cara memerangi kemiskinan agar tidak diwariskan darisatu generasi ke generasi berikutnya

Sekolah rakyat sendiri dirancang dengan menggunakan konsep Pendidikan berasrama dan menyasar para peserta didik yang berasal dari keluarga yang masuk ke dalam keluraga prioritas berdasarkan data social ekonomi pemerintah. Program yang telah berjalan ini sudah terhitung mampu menyerap 28 ribu siswa baru yang bisa bertambah pada tahun ajaran 2026/2027.

Pada awal Januari, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi pada Januari 2026. Pemerintah juga menargetkan pengembangan hingga 500 sekolah rakyat pada 2029 sebagai strategi menuntaskan rantai kemiskinan lewat Pendidikan.

BACA JUGA:Pesta Nelayan Surya Bahari Kembali Digelar, Tradisi Pesisir dan Ekonomi Warga Jadi Sorotan

BACA JUGA:Aceh Culinary Festival 2026 Ditutup, 11.000 Pengunjung Ramaikan Pesta Kuliner Nusantara

Program tersebut juga diarahkan untuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Menteri Sosial menyatakan Sekolah Rakyat telah dikembangkan dari wilayah barat hingga timur Indonesia, termasuk daerah yang menghadapi tantangan akses pendidikan.

Perhatian khusus diperlukan di wilayah seperti Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur. Kondisi geografis, jarak antardaerah, ketersediaan tenaga pendidik, serta infrastruktur menjadi tantangan yang perlu diperhitungkan agar program tidak hanya tersedia secara administratif, tetapi benar-benar dapat diakses masyarakat.

Di Papua, misalnya, pemerintah menyiapkan pembangunan empat Sekolah Rakyat permanen di Biak Numfor, Sarmi, Kota Jayapura, dan Kabupaten Jayapura. Pembangunan tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

BACA JUGA:Hari Keenam Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Gubernur Banten Dorong Operasi Diperpanjang

BACA JUGA:Barcelona Sukses Taklukkan Levante 4-2 di LaLiga

Keberhasilan Sekolah Rakyat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh jumlah sekolah yang dibangun. Kualitas guru, fasilitas, pendampingan siswa, serta kesinambungan pendidikan dan pemberdayaan keluarga menjadi faktor penting. Jika seluruh unsur tersebut berjalan baik, Sekolah Rakyat berpotensi menjadi salah satu instrumen untuk membuka kesempatan hidup yang lebih baik bagi generasi dari keluarga miskin.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: