Kena PHK? Jangan Panik, Ini 12 Langkah yang Bisa Bantu Jaga Keuangan dan Mental
Langkah yang Bisa Bantu Jaga Keuangan dan Mental-Pinterest/alontaria.ca-
INFORADAR.ID - PHK bisa datang seperti tombol pause dalam kehidupan finansial: pemasukan berhenti, sementara kebutuhan sehari-hari tetap berjalan. Di tengah ketidakpastian tersebut, pekerja yang kehilangan pekerjaan perlu mengambil langkah terukur, mulai dari mengelola emosi hingga menyusun ulang anggaran agar kondisi keuangan tetap terkendali.
Kekhawatiran finansial setelah kehilangan pekerjaan bukan hal yang jarang terjadi. Laporan Morgan Stanley at Work 2025 mencatat 66% karyawan merasakan dampak negatif stres finansial terhadap pekerjaan dan kehidupan pribadi mereka.
Dampaknya pun tidak hanya berkaitan dengan isi rekening. American Psychological Association mencatat berbagai penelitian mengenai pengangguran menunjukkan bahwa kehilangan pekerjaan dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik. Karena itu, menghadapi PHK membutuhkan strategi yang mencakup kondisi finansial sekaligus kesejahteraan diri.
Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi PHK:
1. Beri waktu untuk memproses emosi
Marah, sedih, kecewa, bingung, atau cemas setelah menerima kabar PHK merupakan respons yang wajar. Jangan langsung memaksa diri untuk terlihat baik-baik saja. Memberi waktu untuk memahami situasi dapat membantu pikiran kembali lebih jernih sebelum mengambil keputusan berikutnya.
BACA JUGA:Romanticizing Life: Cara Sederhana Menikmati Hari Biasa Tanpa Harus Hidup Aesthetic
BACA JUGA:5 Manfaat Digital Detox untuk Anak Muda, Bye-bye Doomscrolling dan FOMO!
2. Cek hak dari perusahaan
Sebelum benar-benar meninggalkan perusahaan, tanyakan kepada bagian HR mengenai hak yang masih harus diterima. Hal yang perlu diklarifikasi antara lain pesangon, gaji terakhir, pembayaran cuti yang belum digunakan, fasilitas kesehatan, hingga ketentuan mengenai saham atau penghargaan ekuitas jika tersedia.
3. Segera cek bantuan pengangguran
Jika tersedia sesuai ketentuan di wilayah tempat tinggal, segera cari informasi mengenai tunjangan atau bantuan bagi pekerja yang kehilangan pekerjaan. Pengajuan lebih awal penting karena proses pencairannya dapat membutuhkan waktu.
4. Susun ulang anggaran
Ketika pemasukan utama berhenti, kebutuhan harus diprioritaskan. Fokuskan anggaran pada biaya esensial seperti tempat tinggal, makanan, listrik, transportasi, dan kebutuhan kesehatan. Sementara itu, langganan atau pengeluaran yang tidak mendesak dapat dihentikan sementara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: