81 Tahun Merdeka, Ekonomi Bertumbuh, Tapi Apakah Rakyat Sudah Sejahtera?

81 Tahun Merdeka, Ekonomi Bertumbuh, Tapi Apakah Rakyat Sudah Sejahtera?

Grafik naik-Universitas Gadjah Mada -

INFORADAR.ID — Indonesia memperingati hari ulang tahun kemerdekaan yang ke 81 tahun pada 17 Agustus 2026. Hari peringatan kemerdekaan tahun ini pemerintah mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", yang merupakan pengingat bahwa momen kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan kedaulatan politik saja, tetapi juga dibarengi dengan kesejahteraan masyarakat nya.

Dari sisi pertumbuhan, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi nasional tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada triwulan I 2026, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,87 persen.

Meskipun dengan angka pertumbuhan ekonomi ini belum otomatis menggambarkan kondisi seluruh masyarakat. Tantangan selanjutnya justru memastikan agar pertumbuhan tersebut bisa meningkatkan daya beli, menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas, serta memperluas akses masyarakat terhadap kesehatan ekonomi.

BACA JUGA:Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Tampil Lebih Rapi dan Modern

BACA JUGA:Jelang HUT RI, Prabowo Pimpin Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci

Persoalan lapangan kerja masih menjadi pekerjaan rumah. Data BPS menunjukkan pada Februari 2026 terdapat sekitar 147,67 juta penduduk bekerja, sementara jumlah pengangguran mencapai sekitar 7,24 juta orang, dengan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 4,68 persen.

Dalam kasus pemerataan kesejahteraan juga tentunya menjadi bagian penting bagi agenda pembangunan. Kemajuan ekonomi perlu dirasakan tidak hanya lewat peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga melalui pendapat rumah tangga masyarakat, kesempatan kerja, kualitas pendidikan dan kesehatan, serta kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah pun tetap menempatkan pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat sebagai sasaran utama kebijakan fiskal 2027. Pemerintah terus menggenjot target ekonomi agar tumbuh di angka 5,8-6,5 persen pada tahun 2027 dengan defisit anggaran tetap terjaga di bawah 2,4 persen terhadap PDB.

BACA JUGA:Cetak Talenta Berbakat, Festival Gabrugan Fasilitasi Musisi Lokal Padarincang

BACA JUGA:IMM Banten Desak Kapolda Tindak Tegas Tambang Ilegal

Memasuki usia 81 tahun, tantangan Indonesia bukan sekadar mengejar angka pertumbuhan, melainkan memastikan hasil pembangunan benar-benar diterjemahkan menjadi kesejahteraan yang lebih merata. Di titik inilah makna “berdaulat, adil, dan makmur” diuji: seberapa jauh kemajuan ekonomi mampu dirasakan masyarakat dari pusat hingga daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait