3.400 Kuota Tambahan Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka, Ini Cara Daftarnya

3.400 Kuota Tambahan Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka, Ini Cara Daftarnya

Kuota Tambahan Upacara 17 Agustus 2026 di Istana--

INFORADAR.ID - Pemerintah menambah 3.400 kuota bagi masyarakat yang ingin mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026. Pendaftaran kuota tambahan tersebut mulai dibuka Selasa (11/8/2026) melalui laman Pandang Istana.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan penambahan kuota dilakukan untuk merespons tingginya antusiasme masyarakat. Sebelumnya, lebih dari 336.000 orang tercatat mendaftar untuk mendapatkan undangan upacara di Istana.

Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mengikuti proses pendaftaran. Ia menyebut tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat untuk ikut merayakan momen kemerdekaan secara langsung dari Istana.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpartisipasi di dalam war ticket untuk mendapatkan undangan," ujar Prasetyo.

Kuota tambahan sebanyak 3.400 orang tersebut akan dibagi untuk dua agenda utama pada 17 Agustus. Sebagian peserta akan mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi pada pagi hari, sedangkan sisanya mendapat kesempatan menghadiri Upacara Penurunan Bendera pada sore hari.

BACA JUGA:Harga Pangan 10 Agustus 2026 melonjak, Cabai Keriting Naik 30,86 Persen, tembus Rp65.300 per-Kilogram

BACA JUGA:AI Makin Canggih, Hoaks Makin Sulit Dibedakan: Diskominfo Tangsel Dorong Literasi Digital

Masyarakat yang ingin mencoba mendapatkan undangan tambahan dapat mengikuti mekanisme pendaftaran melalui laman Pandang Istana. Sistem pendaftarannya dibuat seperti proses pendaftaran yang telah dilakukan sebelumnya.

Awalnya, panitia menyiapkan sekitar 5.500 tempat bagi masyarakat. Namun, melihat jumlah pendaftar yang jauh lebih besar, pemerintah kemudian menambah satu blok khusus yang mampu menampung 3.400 peserta dalam dua sesi upacara.

Penambahan kuota ini sekaligus menjadi kesempatan baru bagi masyarakat yang sebelumnya belum berhasil mendapatkan undangan. Pemerintah berharap tambahan tempat tersebut dapat membuat lebih banyak warga merasakan langsung suasana perayaan kemerdekaan di Istana.

Namun, ada prioritas khusus dalam proses seleksi peserta tambahan. Pemerintah akan mengutamakan masyarakat yang belum pernah mengikuti upacara bendera di Istana Merdeka pada tahun-tahun sebelumnya.

Prasetyo menjelaskan, data peserta sebelumnya dapat digunakan panitia untuk menentukan prioritas tersebut. Warga yang pernah mengikuti upacara di Istana tetap diperbolehkan mendaftar, tetapi peluang akan dipertimbangkan dengan mengutamakan mereka yang belum pernah mendapat kesempatan.

BACA JUGA:Kenapa Jumlah UMKM Indonesia Sulit Dihitung? BPS Ungkap Usaha Bisa Muncul dan Hilang dalam Hitungan Hari

BACA JUGA:Ompreng MBG Kini Wajib Punya Batas Waktu Makan, BGN Perketat Pengawasan Cegah Keracunan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: