Stop Pura-Pura Cek HP Saat Ada Orang di Sebelah Lo!
Lifestyle-Today's parent-
INFORADAR.ID – Coba ingat-ingat lagi, seberapa sering kamu duduk di sebuah kafe, di ruang tunggu, atau di dalam angkutan umum, lalu tiba-tiba ada orang tak dikenal duduk tepat di sebelahmu.
Bukannya melempar senyum atau sekadar mengangguk, refleks pertama yang dilakukan tanganmu adalah merogoh saku, mengambil smartphone, lalu pura-pura menggeser layar padahal tidak ada satu pun notifikasi yang masuk.
Terdengar familier? Tenang, kamu tidak sendirian. Fenomena "pura-pura cek HP" saat berada di dekat orang asing telah menjadi kebiasaan otomatis bagi banyak orang, terutama di kalangan generasi muda yang lahir di era digital.
Secara psikologis, layar ponsel sering kali dijadikan "tameng" untuk menghindari kecanggungan sosial (social awkwardness).
Menatap layar memberikan sinyal non-verbal kepada orang di sekitar yang seolah berkata, "Gue lagi sibuk nih, jangan diajak ngobrol, ya."
Padahal, dari kacamata ilmu komunikasi, kebiasaan ini secara perlahan dapat membangun tembok tak kasat mata yang membunuh interaksi natural di dunia nyata.
"Kita jadi kehilangan momen-momen kecil namun bermakna. Padahal, obrolan basa-basi atau sekadar bertukar senyum dengan orang di sebelah kita bisa melatih kepekaan sosial dan empati," ungkap salah satu pengamat perilaku sosial digital.
Terus-menerus berlindung di balik layar demi menghindari kontak mata nyatanya bisa membawa dampak jangka panjang.
Ketika seseorang terlalu terbiasa mengandalkan media sosial atau memproduksi konten di dunia maya untuk berinteraksi, social skill atau kemampuan berkomunikasi secara tatap muka di dunia nyata justru bisa menumpul.
Rasa cemas saat harus memulai percakapan (social anxiety) pun akan semakin meningkat.
Lalu, bagaimana cara menghentikan kebiasaan ini? Mulailah dari hal kecil. Sesekali, saat menunggu pesanan di tempat makan atau sedang berada di ruang publik, biarkan ponselmu tetap berada di dalam tas atau saku.
Cobalah untuk sekadar mengamati sekitar, menikmati suasana, atau beranikan diri untuk membalas tatapan mata dan melempar senyum tipis kepada orang di sebelahmu.
Siapa tahu, dari sekadar berani melepaskan diri dari layar HP selama lima menit, kamu bisa menemukan obrolan menarik, koneksi baru, atau setidaknya, melatih diri untuk lebih hadir seutuhnya di momen saat ini.
Jadi, berani coba stop pura-pura cek HP mulai hari ini?
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: