9 Hari Tak Kunjung Padam, Petugas Doa Bersama di TPA Jatiwaringin

9 Hari Tak Kunjung Padam, Petugas Doa Bersama di TPA Jatiwaringin

Sudah sembilan hari berlalu, namun kobaran api dan kepulan asap masih menyelimuti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. --

INFORADAR.ID – Krisis kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, telah memasuki hari kesembilan sejak pertama kali berkobar pada Selasa (30/6).

Mengingat kobaran api yang belum sepenuhnya dapat ditanggulangi secara sempurna, puluhan petugas gabungan dari berbagai instansi lintas sektoral menggelar aksi doa bersama di halaman Kantor UPT TPA Jatiwaringin pada Rabu (8/7) siang.

Aksi spiritual di sela-sela ketatnya operasi pemadaman tersebut ditujukan untuk memohon kekuatan, kesehatan bagi para relawan, serta meminta agar hujan bisa segera turun guna membantu menuntaskan proses pendinginan tumpukan sampah.

Agenda doa bersama ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Darurat BNPB Brigjen TNI Djohan Darmawan, serta ratusan personel lapangan yang bertugas.

Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa ritual doa bersama ini merupakan bagian dari ikhtiar batiniah yang melengkapi kerja keras fisik para petugas di lapangan selama sembilan hari terakhir.

Pemerintah daerah berupaya memastikan keselamatan seluruh kru yang terlibat agar tidak ada korban jiwa akibat paparan asap tebal maupun potensi bahaya lainnya selama proses penjinakan api berlangsung.

Berdasarkan pemetaan terkini dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, sisa titik api saat ini terkonsentrasi di sektor barat dengan cakupan area yang terbakar menyisakan sekitar 30 persen atau setara dengan 4 hektare lahan sampah.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menjelaskan bahwa pemadaman terus diintensifkan secara masif menggunakan strategi ofensif melalui dua jalur utama, yakni darat dan udara. Fokus penyiraman kini diarahkan sepenuhnya ke zona barat guna mengisolasi api agar tidak meluas kembali ke area yang sudah berhasil dipadamkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: