Targetkan Soetta Top 10 Bandara Dunia, AHY Tiru Resep Changi & Narita
Bandara Soekarno-Hatta bersiap melesat ke panggung dunia!--
INFORADAR.ID – Pemerintah Indonesia menetapkan target ambisius untuk meningkatkan kualitas harian infrastruktur udara nasional. Menteri Koordinator Bidang infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membeberkan strategi yang tengah disiapkan agar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) mampu menembus jajaran 10 bandara terbaik dunia pada tahun 2029 mendatang. Langkah ini berfokus pada perbaikan komprehensif pada aspek kenyamanan dan pengalaman langsung para penumpang.
Merujuk pada laporan dari laman website CNBC Indonesia, pemerintah sengaja melakukan studi banding ke sejumlah bandara kelas dunia untuk mengadopsi praktik operasional terbaik harian. Dua bandara utama Asia yang menjadi acuan utama dalam proyek peningkatan mutu ini adalah Bandara Narita di Jepang serta Bandara Changi di Singapura.
Berdasarkan hasil pemetaan dari Bandara Narita, AHY menjabarkan lima aspek krusial harian yang akan diimplementasikan di Bandara Soetta. Kelima poin tersebut meliputi peningkatan layanan pelanggan (customer care) dan hospitalitas, penguatan sektor kuliner (dining) serta ritel, penataan ulang desain interior terminal agar lebih berkelas, rasa nyaman, dan beragam, optimalisasi aksesibilitas transportasi, hingga penciptaan sistem transit antarterminal yang terintegrasi secara lancar (seamless).
Di sisi lain, Bandara Changi dijadikan tolok ukur karena keunggulannya dalam membangun ikatan emosional dan personal dengan penumpang. Changi berhasil memanjakan panca indera pengunjung harian lewat elemen visual, tata suara yang menenangkan seperti gemericik air, wewangian terminal yang khas, petualangan fisik interaktif, hingga keberagaman cita rasa kuliner. Melalui kombinasi resep kedua bandara ini, pemerintah optimistis kualitas pelayanan di Indonesia mampu bersaing ketat di kancah global.
Selain merumuskan rencana aksi jangka pendek hingga panjang untuk Soetta, pemerintah juga merilis hasil monitoring terhadap 19 bandara berstatus internasional di Indonesia. Data harian menunjukkan bahwa Bandara I Gusti Ngurah Rai di Bali masih kokoh menjadi pintu gerbang utama yang menyerap kunjungan wisatawan mancanegara terbesar, yakni mencapai 63,85% atau sekitar 6,9 juta wisman pada data tahun sebelumnya. Sementara itu, Bandara Soetta berada di posisi kedua dengan kontribusi sebesar 25% atau setara 2,7 juta kunjungan asing.
Guna memastikan seluruh bandara internasional dapat berkontribusi optimal terhadap strategi nasional, pemerintah akan terus memantau kinerja operasional berdasarkan empat parameter utama. Indikator evaluasi harian tersebut mencakup kepadatan lalu lintas penumpang, kesehatan kinerja keuangan dan fiskal, kesiapan konektivitas infrastruktur, serta dampak langsungnya terhadap laju pertumbuhan ekonomi di setiap daerah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: