Mengalah Bukan Jaminan Hubungan Harmonis, Ini Kata Pakar Psikologi

Mengalah Bukan Jaminan Hubungan Harmonis, Ini Kata Pakar Psikologi

Hubungan-Parentalk-

INFORADAR.ID- Menjalin sebuah hubungan asmara memang membutuhkan kompromi dari kedua belah pihak agar dapat berjalan dengan selaras.

Banyak orang percaya bahwa cara terbaik untuk menghindari konflik adalah dengan mengalah ketika terjadi perbedaan pendapat.

Namun, kebiasaan selalu mengalah ternyata tidak selalu menjadi pertanda bahwa hubungan tersebut sedang berjalan mulus atau sehat.

Sebuah diskusi daring yang diselenggarakan oleh komunitas kesehatan mental baru-baru ini membahas fenomena ini secara mendalam.

BACA JUGA:Krisis Meritokrasi Pegawai Kurang Kompeten Lebih Cepat Naik Jabatan

BACA JUGA:Fenomena Kesulitan Mendapat Teman, Benarkah Karena Kita Kurang Asik?

Para pakar mengungkapkan bahwa sikap terus-menerus mengalah sering kali didorong oleh rasa takut akan penolakan atau kecemasan akan terjadinya pertengkaran yang lebih besar.

Akibatnya, salah satu pasangan memilih untuk menekan ego dan keinginan pribadi mereka demi menjaga kedamaian semu.

Kedamaian yang dihasilkan dari sikap satu pihak yang selalu mengalah ini disebut semu karena tidak menyelesaikan akar masalah yang sebenarnya.

Ketika seseorang terus menahan apa yang mereka rasakan, emosi tersebut tidak hilang melainkan menumpuk di dalam hati.

BACA JUGA:Mengungkap Fakta di Balik Narasi Hidup Sudah Mulus dari Dulu

BACA JUGA:HMPS KPI UIN Sukses Gelar Bedah Film

Lambat laun, tumpukan emosi negatif ini bisa berubah menjadi rasa benci atau kejengkelan yang mendalam terhadap pasangan.

Psikolog keluarga yang hadir dalam diskusi tersebut menjelaskan bahwa hubungan yang sehat justru membutuhkan komunikasi yang jujur dan terbuka.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait