Presiden Brasil: Neymar Pemain Timnas Pertama yang WFH

Presiden Brasil: Neymar Pemain Timnas Pertama yang WFH

Neymar jr --

INFORADAR.ID – Atmosfer kompetisi akbar Piala Dunia 2026 selalu melahirkan beragam cerita unik dan menarik di luar lapangan hijau. Kali ini, sorotan tajam tertuju kepada penyerang andalan Timnas Brasil, Neymar Jr. Alih-alih menjadi buah bibir berkat aksi olah bola menawannya di lapangan, pemain depan senior tersebut justru menjadi bahan gurauan publik akibat kondisi fisiknya yang belum kunjung prima.

Menurut laporan dari laman website detikSport, pesepakbola kawakan berusia 34 tahun tersebut sama sekali belum mengantongi menit bermain bagi skuad Selecao sepanjang perhelatan fase grup bergulir. Kendala pemulihan cedera yang berjalan lambat memicu lahirnya julukan satir baru bagi dirinya, yakni sebagai pesepakbola profesional pertama di dunia yang melakoni tugas negara dengan sistem Work From Home (WFH).

Sindiran jenaka tersebut pertama kali mencuat saat Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menghadiri sebuah agenda kunjungan kerja formal di wilayah Belo Horizonte. Di tengah acara, sang kepala negara menyempatkan diri berdialog dengan seorang anak kecil dan melempar pertanyaan mengenai siapa sosok representasi pemain terbaik yang menghuni kedalaman skuad Timnas Brasil saat ini.

Mendengar sang bocah dengan lantang meneriakkan nama Neymar, Lula lantas memberikan respons menggelitik harian yang spontan mengundang gelak tawa dari seluruh audiens yang memadati ruangan. Merujuk pada laporan Reuters, Lula berseloroh bahwa sang mega transfer bahkan tidak menyentuh bola sama sekali di lapangan dan lebih mirip seperti karyawan kantoran yang bekerja dari rumah jarak jauh. Lebih lanjut, Lula juga berkelakar harian bahwa di masa depan, susunan formasi tim nasional mungkin harus dirancang oleh teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) agar mampu menciptakan kerangka tim impian yang berisi sebelas sosok legenda Pele.

Terlepas dari riuhnya candaan harian di internet mengenai status WFH tersebut, kontribusi serta kehadiran figur kepemimpinan Neymar di ruang ganti tim tetap sangat dibutuhkan oleh armada pelatih Brasil. Pada dua pertandingan awal babak penyisihan grup terdahulu, raksasa Amerika Selatan ini mencatatkan hasil yang kurang konsisten dengan ditahan imbang tanpa gol oleh Maroko serta mengemas kemenangan krusial atas Haiti.

Saat ini, grafik perkembangan pemulihan cedera sang penyerang dilaporkan menunjukkan tanda-tanda positif harian setelah dirinya kedapatan sudah mulai mengikuti sesi latihan taktis ringan bersama rekan-rekan setimnya. Timnas Brasil sendiri dijadwalkan akan segera melakoni partai hidup mati di laga pamungkas Grup C kontra Skotlandia. Duel penentu ini menjadi misi wajib menang bagi skuad Samba demi memuluskan target mereka lolos ke babak sistem gugur dengan status mentereng sebagai juara grup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: