Disway Award

Idgitaf Rilis “Mungkin di Depan Buram”, Jadi Gerbang Album Kedua dengan Sentuhan Country

Idgitaf Rilis “Mungkin di Depan Buram”, Jadi Gerbang Album Kedua dengan Sentuhan Country

Idgitaf rilis album kedua, lagu "Mungkin di Depan Buram" jadi country -Instagram @idgitaf-

INFORADAR.ID - Penyanyi dan penulis lagu Idgitaf kembali merilis karya terbarunya berjudul “Mungkin di Depan Buram”. Lagu ini menjadi langkah awal menuju perilisan album penuh keduanya yang dijadwalkan rilis dalam waktu dekat.

Single ini sekaligus menjadi rilisan ketiga Idgitaf setelah sebelumnya meraih perhatian publik lewat lagu “Sedia Aku Sebelum Hujan” pada Oktober 2025 dan “Rutinitas” pada Januari 2026.

Dalam keterangannya, Idgitaf mengungkapkan bahwa “Mungkin di Depan Buram” merepresentasikan perasaan yang kompleks. Lagu ini memadukan kesedihan, harapan, serta semangat untuk terus melangkah meski di tengah ketidakpastian.

“Di sini aku menceritakan pertama kali merasakan cinta yang basisnya adalah ingin melihat kebaikan masing-masing dan menunjukkan yang terbaik,” ujar Idgitaf, Rabu (15/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa perasaan tersebut mendorongnya untuk terus melanjutkan perjalanan, meskipun tidak sepenuhnya memahami arah yang akan dituju.

BACA JUGA:Park Shin Hye Hamil Anak Kedua, Kabar Bahagia dari Keluarga Choi Tae Joon

BACA JUGA:Indonesian Idol Top 7: Kezi Stephanie Tersingkir, Persaingan Menuju Top 6 Makin Sengit

Dari sisi musikalitas, lagu ini menghadirkan warna baru dalam perjalanan kariernya. Idgitaf mulai mengeksplorasi elemen musik country yang dipadukan dengan sentuhan pop khasnya.

Aransemen dibuka dengan petikan gitar bernuansa sendu, namun berkembang menjadi melodi yang hangat dan penuh harapan. Liriknya menggambarkan pertemuan dua individu yang sama-sama berada dalam kondisi tidak baik, namun saling menemukan kekuatan.

Menurut Idgitaf, lagu ini memang terdengar romantis, tetapi lahir dari proses yang tidak mudah. Ada perjalanan emosional yang mendalam di balik setiap baitnya.

“Terkadang kita dipertemukan dengan seseorang saat keduanya sedang tidak baik-baik saja. Tapi kalau punya energi yang sama, kita bisa melihat kemungkinan untuk terus bersama,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa album keduanya nanti akan banyak membahas tema cinta dan refleksi diri. Proses kreatifnya juga melibatkan dialog batin yang lebih dalam dibanding karya sebelumnya.

BACA JUGA:Teuku Rassya Klarifikasi Soal Kehadiran Tamara Bleszynski di Pernikahan, Bantah Isu Jadi Tamu Biasa

BACA JUGA:Remake Descendants of the Sun Versi Indonesia Tuai Pro Kontra, Nama Reza Rahadian Disorot

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: