Rajah (26 Feb): Horor Mencekam tentang Teror Gaib “Zaman Edan”
Poster Film [email protected]
INFORADAR.ID Industri film horor Tanah Air kembali diramaikan dengan kehadiran film terbaru berjudul Rajah yang dijadwalkan tayang mulai 26 Februari 2026 di bioskop seluruh Indonesia.
Film ini mengangkat kisah teror gaib yang dikaitkan dengan istilah “Zaman Edan”, sebuah fase kelam yang dipercaya sebagai masa ketika batas antara dunia manusia dan makhluk tak kasatmata semakin tipis.
Disutradarai oleh Kimo Stamboel, Rajah menawarkan pendekatan horor yang tidak hanya mengandalkan kejutan, tetapi juga membangun atmosfer mencekam lewat cerita yang kental dengan
Unsur budaya dan kepercayaan lokal. Kimo dikenal piawai dalam meramu ketegangan perlahan, membuat penonton larut dalam suasana yang gelap dan penuh misteri.
Film ini dibintangi oleh Marsha Timothy sebagai Raras, seorang perempuan yang tanpa sengaja terlibat dalam ritual kuno setelah menemukan simbol rajah misterius di rumah warisan keluarganya. Bersama tokoh Arga yang diperankan oleh Reza Rahadian, Raras berusaha mengungkap asal-usul rajah tersebut yang diyakini menjadi pintu masuk teror gaib.
Konflik memuncak ketika berbagai kejadian aneh mulai terjadi di desa tempat Raras tinggal.
Warga mengalami mimpi buruk serentak, suara-suara ganjil terdengar setiap malam, hingga muncul penampakan bayangan hitam yang diyakini sebagai pertanda “Zaman Edan” telah dimulai.
Film ini juga mengeksplorasi bagaimana ketakutan kolektif masyarakat bisa memperkuat energi negatif yang sulit dikendalikan.
Secara visual, Rajah menonjolkan sinematografi gelap dengan nuansa tradisional Jawa yang kental, dipadukan dengan tata suara yang intens untuk membangun ketegangan.
Tidak hanya sekadar horor, film ini juga menyisipkan pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara tradisi dan logika di tengah perubahan zaman.
Dengan premis yang unik dan jajaran pemain papan atas, Rajah diprediksi menjadi salah satu tontonan horor yang menarik perhatian penonton di awal tahun ini.
Bagi pecinta film horor dengan sentuhan budaya lokal dan misteri supranatural, film ini layak masuk daftar tontonan Anda di akhir Februari.
Maria ulfa mahasiswa ilmu komunikasi Universitas mathla’ulanwar Banten
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
