Disway Award

Akses Berbahaya, Warga Minta Bupati Pandeglang Bangun Jembatan Sementara untuk Siswa

Akses Berbahaya, Warga Minta Bupati Pandeglang Bangun Jembatan Sementara untuk Siswa

Warga Pandeglang meminta Bupati segera membangun jembatan sementara-Dok. Istimewa-

INFORADAR.ID- Warga di Kecamatan Pandeglang minta Bupati Pandeglang untuk bangun jembatan sementara, karena mereka khawatir mengenai jalan akses yang berisiko bagi para pelajar.

Setiap hari, anak-anak harus melintasi sungai kecil menggunakan papan kayu yang tidak kokoh dan licin, sehingga menimbulkan kemungkinan kecelakaan.

Orang tua juga turut merasa cemas karena keselamatan anak-anak mereka terganggu saat pergi dan pulang dari sekolah, sehingga mereka agar Bupati Pandeglang bisa segera membangun jembatan sementara karena banyak dari mereka yang mengaku hampir terjadi kecelakaan saat menyeberangi sungai.

Menanggapi situasi tersebut, masyarakat mendesak Bupati Pandeglang untuk cepat membangun jembatan sementara. 

BACA JUGA:Disway Group dan B Erl Cosmetics Resmi Jalin Kerja Sama, Kolaborasi untuk Berbagai Manfaat Luas

BACA JUGA:Cara Mudah Cetak KK Online Lewat HP, Tanpa Ribet!

 

Mereka berharap Bupati Pandeglang dan pemerintah daerah dapat menyediakan fasilitas darurat supaya siswa bisa melintas di atas sungai dengan aman.

Pembangunan jembatan sementara ini dianggap sebagai solusi cepat sebelum jembatan permanen selesai dibangun. 

Dengan adanya jembatan darurat, risiko terjadinya kecelakaan dapat ditekan, terutama saat musim hujan ketika aliran air lebih deras.

Selain demi keselamatan para siswa, warga juga menggarisbawahi perlunya jalan yang baik untuk mendukung kegiatan sehari-hari. 

BACA JUGA:Umrah Mandiri Resmi Dilegalkan, Pengusaha Travel Bersiap Rebut Pasar

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Skema Baru Magang Nasional Batch 2, Fokus pada Pemerataan Lulusan Daerah

Jembatan sementara diharapkan dapat mempermudah pergerakan warga dan membantu perekonomian di daerah tersebut.

Para pelajar di SMP Negeri 3 dan SD yang berada di Kampung Cegog, Desa Rancapinang, Kabupaten Pandeglang terpaksa mempertaruhkan nyawa ketika berangkat ke sekolah karena tidak adanya jembatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: