Rencana Pemkot Serang untuk Pasar Induk Rau, Upaya Peningkatan Fasilitas
Pemkot Serang berencana mengembangkan fasilitas-Dok. Istimewa-
INFORADAR.ID- Begini rencana Pemkot Serang untuk pasar induk Rau yang harus kamu tahu, terutama untuk kamu yang berjualan di pasar ini.
Pemkot Serang juga menegaskan bahwa untuk pembongkaran pasar induk Rau ini tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Dikarenakan Pemkot Serang sedang menyiapkan beberapa langkah atau strategi untuk mengakhiri kerja sama dengan pihak ketiga yang selama ini mengelola pasar Rau ini.
BACA JUGA:Viral Kasus Radioaktif di Cikande, Wakil Gubernur Banten Beberkan Keterlambatan Informasi
BACA JUGA:Daftar MagangHub 2025, Cara Buat Akun SIAPkerja dengan Mudah
Untuk rencananya sendiri, Wali Kota Serang menjelaskan bahwa tujuan utama dari langkah ini yaitu untuk memfasilitasi para pedagang supaya bisa berinteraksi langsung dengan pemerintah tanpa perantara.
Dikuti dari RADARBANTEN, Budi Rustandi selaku Wali Kota Serang mengungkapkan bahwa untuk contoh suksesnya yaitu seperti pasar Pandean yang saat ini berada di bawah pengelolaan langsung pemerintah.
Sebelumnya, para pedagang dikenakan berbagai jenis biaya dari harian hingga tahunan. Namun, setelah pengelolaan diserahkan ke Pemkot, mereka hanya perlu membayar retribusi tahunan sebesar Rp2,7 juta tanpa biaya tambahan lainnya.
BACA JUGA:UMK Banten Naik! Begini Besaran Upah Minimum Terbaru yang Diterima Pekerja
BACA JUGA:Waspada! Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter Diantisipasi di Perairan Lebak Selatan
Selain itu, Pemkot Serang juga berencana untuk meminta bantuan dari Kejaksaan Negeri Serang dalam proses pengakhiran kerja sama tersebut agar semua tahap berjalan sesuai dengan peraturan yang ada.
“Selama aset belum resmi menjadi milik kami, pemerintah tidak bisa melakukan pembangunan apa pun. Oleh karena itu, kami ingin proses ini berlangsung secara transparan dan mengikuti prosedur yang ada.” Tegasnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat melakukan pembangunan apa pun untuk pasar induk Rau sebelum aset tersebut resmi menjadi milik mereka.
BACA JUGA:Pertemuan Gubernur Banten dan Kemenkeu, Dana Transfer dan Ekonomi RI Dibahas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
