Disway Award

Bupati Serang Ratu Zakiyah Dorong Perbaikan SDN Palamakan 1 Agar Segera Terealisasi

Bupati Serang Ratu Zakiyah Dorong Perbaikan SDN Palamakan 1 Agar Segera Terealisasi

Bupati Serang Ratu Zakiyah dorong perbaikan SDN Palamakan 1-Dok. Istimewa-

INFORADAR.ID- Ratu Zakiyah sekaligus Bupati Serang dorong perbaikan SDN Palamakan 1 supaya bisa segera di relasasikan.

Zakiyah langsung mendatangi SDN Palamakan 1 ini lokasinya ada di Desa Prongwulung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang dan melihat langsung kerusakan yang terjadi di sekolah tersebut.

Tidak sendirian, Bupati Serang ini juga di dampingi langsung oleh Asisten Darah II Febrianto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang yaitu Asep Nugraha Jaya.

Selain mereka, Zakiyah juga di dampingi oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Serang Sarudin, dan Kepala DPURP Kabupaten Serang Yadi Priadi Rochdian saat berkunjung langsung ke sekolah.

Bupati Serang ini tiba di lokasi sekitar jam 09.30 WIB dan langsung memeriksa setiap kelas yang ada di SDN Palamakan 1.

Zakiyah juga berbincang-bincang sekaligus mmenanyakan kepada para guru, kepala sekolah dan siswa SDN Palamakan 1 terkait masalah kondisi bangunan dan susunan belajar di sekolah tersebut.

BACA JUGA:Guru TK se-Kabupaten Serang Ikuti BIMTEK Deep Learning untuk Tingkatkan Kualitas PAUD

BACA JUGA:Polda Banten Siaga, Pasukan Dikerahkan Antisipasi Bencana Alam

Selain itu, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa yang sedang menghadapi UTS sekaligus mengingatkan mereka semua agar semangat belajar untuk mencapai impian mereka.

Saat ini, kondisi bangunan SDN Palamakan 1 ini memang sudah sangat memprihatinkan, apalagi bangunan yang sudah direncanakan memiliki dua lantai ini pembangunannya tidak dilanjut.

Sehingga, dampak dari bangunan yang tidak berlanjut ini, terlihat ada beberapa bagian bangunan yang berlubang dan bocor.

Selain banyak yang bocor, ada juga dinding yang rusak sehingga banyak jejeran bata merah yang terlihat karena tidak tertutup cat dan semen.

Kondisi jendela dan pintu juga tidak kalah memprihatinkan, banyak jendela yang sudah kehilangan kaca. Bahkan, beberapa pintu juga tidak memiliki daun pintu.

Bupati Ratu Zakiyah meminta agar ruang kelas tersebut tidak lagi dipergunakan karena sangat membahayakan para siswa. Proses belajar sementara disarankan untuk dialihkan ke sekolah terdekat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: