Disway Award

Kearifan Lokal Baduy Luar: Menjaga Kelestarian Alam dengan Tradisi

Kearifan Lokal Baduy Luar: Menjaga Kelestarian Alam dengan Tradisi

Kearifan lokal Baduy Luar menjadi contoh nyata pelestarian lingkungan yang berkelanjutan-Dok. Istimewa-

INFORADAR.ID- Di pedalaman Banten, tepatnya di wilayah Baduy Luar, masyarakatnya telah hidup selaras dengan alam sejak ratusan tahun lalu. 

Mereka memegang teguh kearifan lokal yang mengatur hubungan antara manusia dan lingkungannya, seolah menjadi janji yang diwariskan dari leluhur untuk tetap dijaga.

Salah satu aturan paling sakral adalah larangan menebang pohon secara sembarangan. 

Aturan ini bukan sekadar hukum adat, melainkan cerminan kesadaran bahwa hutan adalah sumber kehidupan yang harus dirawat dengan sepenuh hati.

BACA JUGA:‎Tutorial Pendaftaran Beasiswa Paragon 2025, Simak Langkah-Langkahnya

BACA JUGA:Prabowo Tak Masalahkan Bendera One Piece, Tapi Ini yang Perlu Diwaspadai

Tak hanya itu, masyarakat Baduy Luar memiliki cara unik dalam memanfaatkan hasil hutan. 

Mereka mengambil secukupnya sesuai kebutuhan, tanpa berlebihan, dan selalu mempertimbangkan dampaknya terhadap kelestarian alam.

Sejak kecil, anak-anak diajarkan bahwa apa pun yang diambil dari bumi harus dibalas dengan perawatan dan penghormatan. 

Prinsip ini membuat siklus kehidupan berjalan seimbang, tanpa merusak sumber daya yang ada.

Menariknya, mereka juga membagi wilayah hutan menjadi dua kategori, yaitu hutan garapan dan hutan larangan.

Alam garapan merupakan area yang diperbolehkan untuk bercocok tanam, berkebun, dan membangun rumah.

BACA JUGA:Anggaran Seremonial Dipangkas, Gubernur Banten Fokus pada Pembangunan Pendidikan dan Infrastruktur

BACA JUGA:20 Tahun Hidup dalam Kegelapan, Warga Pasir Walet Desak Pemkab Pandeglang Pasang Penerangan Jalan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: