Canyoneering, Olahraga Ekstrem yang Lagi Digandrungi Gen Z di Curug-Curug Indonesia
Olahraga ekstrem canyoneering di air terjun-Pinterest/Lulaa-
INFORADAR.ID – Media sosial belakangan ini diramaikan dengan unggahan para Gen Z yang mencoba olahraga ekstrem bernama canyoneering atau canyoning. Aktivitas seru yang memadukan panjat tebing dan terjun ke air terjun ini kini menjadi tren baru di kalangan anak muda, terutama mereka yang hobi tantangan dan ingin tampil beda di media sosial.
Fenomena canyoneering ini tak hanya memperlihatkan keberanian, tetapi juga menggambarkan gaya hidup aktif dan menyatu dengan alam. Aktivitas ini biasanya dilakukan di kawasan curug atau air terjun dengan medan terjal dan aliran air yang deras.
Sejumlah curug di Bogor, seperti Curug Tebing, Curug Saderi, dan Curug Hordeng, menjadi destinasi favorit para pemburu adrenalin Gen Z. Tak hanya Bogor, Banten pun tak mau ketinggalan. Beberapa lokasi air terjun di provinsi ini seperti Curug Mangrod, Curug Cikotak, dan Curug Leuwi Bumi, juga dinilai potensial untuk aktivitas canyoning.
Daya tariknya bukan hanya pemandangan alam yang memesona, tetapi juga tantangan medan yang cocok untuk olahraga ekstrem tersebut. Meskipun terlihat menyenangkan dan penuh gaya, canyoneering tetap termasuk dalam kategori olahraga berisiko tinggi.
Oleh karena itu, bagi siapa pun yang ingin mencoba, penting untuk memahami prosedur keselamatan dan mempersiapkan diri secara matang. Berikut beberapa tips penting yang wajib diperhatikan sebelum menaklukkan tebing dan air terjun:
BACA JUGA:Piala Presiden 2025 Hadirkan Oxford United hingga Liga 1 All Star
BACA JUGA:Olahraga Viral, Berapa Biaya Olahraga Padel untuk Pemula?
1. Gunakan Jasa Pemandu Profesional
Canyoning bukan aktivitas sembarangan. Untuk pemula, sangat disarankan untuk bergabung dalam open trip atau operator resmi yang sudah memiliki reputasi baik. Mereka biasanya menyediakan peralatan berstandar dan tim penyelamat jika terjadi keadaan darurat.
2. Lengkapi Diri dengan Peralatan Standar
Keselamatan adalah prioritas utama. Peralatan seperti helm, pelampung, harness, dan sepatu khusus canyoning dengan grip anti-slip wajib dikenakan. Hindari menggunakan sandal gunung biasa karena berisiko terpeleset di jalur licin.
3. Jangan Malu untuk Menolak Tantangan
BACA JUGA:Garuda Calling, Ini 32 Pemain Timnas Melawan China di GBK Juni Mendatang
BACA JUGA:Sambut Tiongkok di GBK, La Grande Indonesia Janji Tampilkan Koreografi Lebih Spektakuler
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
